
KOTA BINTUHAN – Sempat tiga hari tidak pulang dua nelayan Linau Kecamatan Maje Kabupaten Kaur Sabtu sore (21/2), kembali. Mereka diantar oleh kapal cincin milik nelayan Kota Bengkulu. Karena, pada saat melaut perahu kedua nelayan terbalik.
Untung saat kejadian ada kapal cincin yang melintas, sehingga dua nelayan Linau ini bisa selamat. Keduanya adalah Deni (35) dan rekannya Jafri (37) warga Desa Linau Kecamatan Maje Kabupaten Kaur.
Selama beberapa hari keduanya tidak bisa pulang, karena perahu mereka tak bisa dipakai lagi. Meski dikabarkan selamat, tapi keduanya harus menunggu dulu hingga kapal yang menyelamatkan mereka pulang ke Bengkulu. Saat hari H-nya, kapal cicin tersebut mengantarkan mereka pulang via dermaga Linau.
‘’Mereka kondisi selamat dan sudah pulang kemarin (Sabtu sore-red). Pihak keluarga dan warga, ramai menyambut kepulangan mereka. Begitu juga perahu kedua nelayan tersebut sudah disandarkan di pelabuhan Linau,” kata mantan Kades Linau Sirajuddin Abas kepada RB, kemarin (22/2).
Pasca terbalik kapal kedua nelayan ini, awalnya warga Linau sempat cemas. Karena hingga tengah malam Kamis (19/2) mereka tak pulang. Tetapi paginya petugas TPI Linau menerima informasi kalau keduanya dalam kondisi selamat dan masih di atas kapal cincin yang menyelamatkan mereka. Jadi tidak bisa pulang cepat.
Sekedar diketahui perahu dua nelayan bersama perahu nelayan lainnya, saat melaut dihantam gelombang tinggi Rabu (18/2) lalu. Dari ketiga perahu dua diantaranya berhasil selamat, dan kembali ke Linau. Sementara satu perahu lagi terbalik. Meski demikian kedua nelayan tersebut selamat.
Kemarin (Minggu, 22/2) kapal cincin yang bawa dua nelayan Linau itu masih bersandar di pelabuhan Linau. Namun siangnya, kapal tersebut bersiap-siap kembali ke Bengkulu.(cik)
Sumber: http://harianrakyatbengkulu.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar