
KOTA BINTUHAN –Dalam rangka penilaian kegiatan 10 pragram PPK se Provinsi Bengkulu di Kabupaten Kaur di Taman Benika kemarin (12/2), Ketua PKK Kaur Ny Lilik Hanifah Hermen mensosialisasikan tentang bahaya narkoba dan juga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Dalam kesempatan itu juga– PKK Kaur perkenalkan pengembangan pengelolaan gula semut yang dilakukan sejumlah kelompok usaha gula semut di Kabupaten Kaur.
Karena menurut Lilik Hanifah untuk saat ini permintaan akan gula semut di Kabupaten Kaur setiap harinya terus meningkat. Bahkan untuk ke depan gula semut ini akan dimodifikasi dengan ditambah bumbuu sehingga langsung bisa diseduh oleh konsumen.
‘’Selain pengembangan berbagai macam masakan dan kue dari mocaf atau yang disebut tepung ubi kayu, kita juga saat ini akan mengembangkan gula semut yang bisa mencegah diabetes. Untuk mocaf sendiri, saat ini PKK Kaur sudah berhasil mengembangkan 30 macam kue dari mocaf, yang sudah berjalan sejak tahun 2014,” papar Lilik Hanifah.
Dalam kegiatan penilaian tersebut tim dari PKK Provinsi Bengkulu diketuai Sekretaris PKK Provinsi Bengkulu Syafridawati Musiardanis mengatakan jenis lomba yang dinilai adalah tertib administrasi, kelompok UP2K PKK, pemanfaatan halaman rumah dan pemanfaatan hasil toga. Juga pencegahan kekerasan dalam rumah tangga. ‘’Penilaian kegiatan 10 program PKK ini dilakukan di setiap kabupaten/kota se Provinsi Bengkulu,’’ tambah Syafridawati.
Setelah usai melakukan penilaian rombongan PKK Provinsi Bengkulu langsung menuju Desa Selasih, Kecamatan Kaur Selatan. Mereka akan menilai terhadap hasil pemanfaatan pekarangan rumah yang dilakukan warga Selasih.(cik)
Sumber: http://harianrakyatbengkulu.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar