Sekapur Sirih

Malah singgah kudai adik Sanak........ manjaui kudai kami di Blog Persatuan Warga Kaur (PWK) Palembang..... disinilah jalan kite bebagi ce'rite, saling bebagi informasi, baik ce'rite di Kaur juge ce'rite dijalan kite tinggal mak kini.......Kritik, saran dan masukan untuk helau nye Blog ini kami tunggu nihan, juge kalu ade seguk'an artikel / tulisan serta foto yang ade hubungan nye dengan Kau'r bulih lah diki 'rimkan kesini......Mudah-mudahan saje blog ini dapat menyatukan kite warga Kaur di'rantau dengan adik sanak di dusun laman.....................

Kamis, 03 Agustus 2017

Penemuan Bayi Direkonstruksi


REKONTRUKSI: Nampak Ri saat menjalani rekonstruksi kasus dugaan pembuangan bayinya sendiri hingga sang bayi tewas.
KOTA BINTUHAN – Rekontruksi kasus dugaan pembuangan bayi, di Desa Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur kemarin (2/8) digelar di rumah orangtua bayi. Dimana dalam kasus tersebut, Ri (19) dan Mi yang merupakan ibu dan nenek dari bayi malang tersebut, dihadirkan untuk memperagakan kasus pembuangan jasad bayi itu.
Ada dua 32 adegan rekontruksi yang diperagakan dalam rekonstruksi itu, disaksikan Polres Kaur dan Kejari Kaur. Mulai dari Ri kguguran hingga Mi mengambil bayi yang sudah meninggal dan dikuburnya di sekitar sungai Padang Guci. Kendati sudah dilakukan rekonstruksi, namun keduanya masih berstatus sebagai saksi. Hal ini dikarenakan polisi belum menemukan cukup bukti yang mengindikasikan kalau keduanya sengaja membunuh bayi tersebut.
Bahkan usai rekontruksi kemarin, baik Ri dan Mi masih tinggal di rumahnya. Sementara penyidik Polres Kaur masih akan mengembangkan kasus ini, guna  untuk menentukan kepastian hukum terhadap saksi. “Ada 32 adegan rekontruksi yang kita laksanakan ini untuk mengetahui bagai mana kejadian sebenarnya di lapangan. Dan kita juga belum bisa menetapkan Ri dan Mi tersangka karena buktinya belum cukup kuat. Namun kasus ini tetap akan kita kembangkan hingga ada kepastian hukum terhadap ibu dan nenek bayi tersebut,” ungkap Kapolres Kaur, AKB. P Heru Kunprasetyo, S.IK melalui Kasat Reskrim, AKP.Rudy Ginting, S.IK kemarin.
“Kendati masih sebagai saksi namun Ri dan Mi hingga saat ini masih harus wajib lapor. Karena pengembangan kasus ini masih akan kita lakukan lagi nantinya,” sambung Rudy.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India