Sekapur Sirih

Malah singgah kudai adik Sanak........ manjaui kudai kami di Blog Persatuan Warga Kaur (PWK) Palembang..... disinilah jalan kite bebagi ce'rite, saling bebagi informasi, baik ce'rite di Kaur juge ce'rite dijalan kite tinggal mak kini.......Kritik, saran dan masukan untuk helau nye Blog ini kami tunggu nihan, juge kalu ade seguk'an artikel / tulisan serta foto yang ade hubungan nye dengan Kau'r bulih lah diki 'rimkan kesini......Mudah-mudahan saje blog ini dapat menyatukan kite warga Kaur di'rantau dengan adik sanak di dusun laman.....................

Rabu, 09 Agustus 2017

Kurang Siswa dan Guru SMKN 2 Butuh Perhatian


SMAKN 2 KAUR: SMKN 2 Kaur di Pagulir kurang dapat perhatian pemerintah dan kini kekurangan siswa.
KOTA BINTUHAN – Pembangunan SMA dan SMK se Kaur hingga tidak merata. Buktinya di Kaur beberapa sekolah dapat perhatian serius pemerintah, sementara sekolah lain kurang. Seperti SMKN 2 Kaur yang berada di Kecamatan Padang Guci Hilir. Akibatnya sekolah ini terancam bubar.
Apa sebabnya? Siswanya sangat sedikit dibanding sekolah lain. Penurunan jumlah siswa SMKN 2 Kaur terjadi setiap tahun. Berdasarkan data yang dihimpun RB, SMKN 2 Kaur kini hanya punya 48 siswa. Terdiri dari siswa kelas 1 sebanyak 11 anak, kelas dua 15 anak dan siswa kelas tiga sebanyak 22 anak.
“Siswa tahun ini kita hanya dapat 11 orang. Karena sekolah ini hanya satu jurusan, yaitu Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Padahal di sini SPPnya gratis,” terang Kepala SMKN 2 Kaur, Sumari.
SMKN 2 Kaur juga kekurangan guru. Saat ini jumlah guru PNS di SMKN 2 Kaur hanya dua orang. Sementara guru honor 8 orang. Dengan kurangnya tenaga pengajar, SMK ini tidak aktif seperti sekolah umumnya. Sementara pemerintah sudah mulai menerapkan  full day school (FDS). Alhasil sekolah ini sepi peminat.
Sebagian pemuda Pagulir dan sekitarnya, lebih memilih masuk SMA daripada SMK. Sekolah sangat berharap Dispendik Provinsi Bengkulu dapat menambah guru PNS di SMKN 2 Kaur.
“Kita berharap ada tambahan guru PNS. Karena guru kita hanya dua, itupun guru PPKN dan kewirausahaan. Guru jurusan TKR tidak ada. Kami sangat butuh perhatian Pemprov, terutama penambahan guru,” harap Sumari.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India