Sekapur Sirih

Malah singgah kudai adik Sanak........ manjaui kudai kami di Blog Persatuan Warga Kaur (PWK) Palembang..... disinilah jalan kite bebagi ce'rite, saling bebagi informasi, baik ce'rite di Kaur juge ce'rite dijalan kite tinggal mak kini.......Kritik, saran dan masukan untuk helau nye Blog ini kami tunggu nihan, juge kalu ade seguk'an artikel / tulisan serta foto yang ade hubungan nye dengan Kau'r bulih lah diki 'rimkan kesini......Mudah-mudahan saje blog ini dapat menyatukan kite warga Kaur di'rantau dengan adik sanak di dusun laman.....................

Sabtu, 15 April 2017

Pemprov Cek Dampak Kegiatan Galian C


Setelah menunggu cukup lama, Kamis (12/4) tim dari Dinas Pertambangan Provinsi Bengkulu dan juga tim dari Kabupaten Kaur langsung meninjau kegiatan galian C yang ada di Padang Guci Hilir (Pagulir).
KOTA BINTUHAN – Setelah menunggu cukup lama, Kamis (12/4) tim dari Dinas Pertambangan Provinsi Bengkulu dan juga tim dari Kabupaten Kaur langsung meninjau kegiatan galian C yang ada di Padang Guci Hilir (Pagulir). Hal ini merupakan tindak lanjut dari aksi demo warga Pagulir terkait penolakan dan kerusakan jalan akibat dari kegiatan galian C selama ini.
Tim yan diketuai oleh Asisten II Azwar, S.Sos bersama masyarakat dan juga pemilik galian C dan juga anggota Polsek Kaur Utara langsung turun ke lokasi galian C milik Wayati dan Rosismaini. Di lokasi ini tim langsung mengecek  dampak yang terjadi akibat galian C tersebut. Mulai dari pemandian di Ulak Agung, Jembatan Air Kering, bendungan dan juga persawahan milik warga.
Tidak hanya itu saja tim juga meninjau kerusakan jalan yang ditimbulkan akibat kegiatan galian C. Hasil pengecekan inilah yang nantinya akan disampaikan tim dari kabupaten dan tim dari Pemda Provinsi Bengkulu. Hasilnya akan disampaikan ke gubernur dan juga bupati Kaur, apakah galian C bisa berlanjut atau tidak menunggu hasil laporan tim.
“Tim memang sudah turun dan sudah kita dampingi untuk melakukan pengecekan terhadap dampak dari galian C. Situasi berjalan aman, bahkan masyarakat pro dan kontra hadir menyaksikan pengecekan dampak dari galian C yang ada di Pagulir,” terang Kapolsek Kaur Utara, Iptu Pedi Setiawan, SH.
Sementara itu, Asisten II Pemkab Kaur Azwar, S.Sos mengatakan, pihaknya sudah turun bersama-sama. Namun hasil dari peninjauan tim belum diketahui secara pasti, baik itu dampak dan keuntungan dari kegiatan galian C. Pihaknya juga bersyukur masyarakat Pagulir tetap menjaga keamanan dalam memperjuangkan aspirasinya.
“Kalau pengecekan sudah, hasilnya kita tunggu dulu. Apakah akan kita tutup atau dilanjutkan tentunya ada pertimbangan dan alasannya yang tepat,” jelas Azwar.
Sebelumnya ratusan masyarakat Pagulir turun ke jalan, mereka menuntut kegiatan galian C dihentikan karena merusak jalan, berdebu dan juga merusak sawah dan irigasi milik warga. Karena pendangkalan sungai, air padang saat ini tidak lagi masuk ke sawah-sawah warga. Akibatnya saat musim tanam warga selalu mengeluh karena irigasi kering. (cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India