Sekapur Sirih

Malah singgah kudai adik Sanak........ manjaui kudai kami di Blog Persatuan Warga Kaur (PWK) Palembang..... disinilah jalan kite bebagi ce'rite, saling bebagi informasi, baik ce'rite di Kaur juge ce'rite dijalan kite tinggal mak kini.......Kritik, saran dan masukan untuk helau nye Blog ini kami tunggu nihan, juge kalu ade seguk'an artikel / tulisan serta foto yang ade hubungan nye dengan Kau'r bulih lah diki 'rimkan kesini......Mudah-mudahan saje blog ini dapat menyatukan kite warga Kaur di'rantau dengan adik sanak di dusun laman.....................

Selasa, 25 April 2017

Gelapkan L 300, Pedagang Kelapa Dilaporkan ke Polisi


MELAPOR: Pemilik mobil L 300 saat melapor ke Polres Kaur.
KOTA BINTUHAN – BB (38) pedagang buah kelapa warga Desa Pasar Lama Kecamatan Kaur Selatan akan berurusan dengan polisi. BB diduga telah menggelapkan satu unit mobil L 300 milik Epi Suardi (36) warga Desa Wayhawang, Kecamatan Maje. Epi kemarin (24/4) telah melaporkan kasus penggelapan tersebut ke Mapolres Kaur.
Dalam laporannya, Epi mengatakan peristiwa penggelapan mobil terjadi 17 April 2017. Saat itu pelaku datang ke rumah korban dengan tujuan merental mobil untuk membawa buah kepala ke Lahat, Sumsel. Pada korban, Epi mengaku akan meminjam mobil korban selama tiga hari.
Hingga kemarin, Epi dengan berbagai macam alasan terus mengulur waktu mengembalikan mobil. Bahkan korban tidak tahu dimana keberadaan Epi dan mobilnya. Karena tidak ingin hal ini berlarut-larut, korban memilih menempuh jalur hukum dan melaporkan kasus penggelapan tersebut ke Polres Kaur.
“Janjinya tiga hari rental mobil saya, karena ingin menjual kelapa ke Lahat. Setelah itu tidak kembali, saat saya hubungi dia (Epi, red) selalu mengelak dan mengulur waktu mengembalikan mobil,” kata Epi.
Epi mengaku berdasarkan perjanjian antara dirinya dan pelaku, mobil hanya digunakan untuk mengakut kelapa selama tiga hari. Setelah tiga hari mobil dikembalikan, dengan biaya sewa Rp 1 juta. Sudah lebih satu minggu mobil tidak juga dikembalikan. “Saya tidak ingin melapor kalau ada keluarganya yang bertanggungjawab. Setelah saya datangi tidak ada yang mau tanggung jawab, maka kita laporkan saja,” tukas Epi.
Kapolres Kaur AKBP Bambang Purwanto, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Djohan Andika, S.IK telah mengambil keterangan pelapor dalam kasus penggelapan L 300 tersebut. “Laporan sudah masuk dan akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” singkat Djohan.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India