Sekapur Sirih

Malah singgah kudai adik Sanak........ manjaui kudai kami di Blog Persatuan Warga Kaur (PWK) Palembang..... disinilah jalan kite bebagi ce'rite, saling bebagi informasi, baik ce'rite di Kaur juge ce'rite dijalan kite tinggal mak kini.......Kritik, saran dan masukan untuk helau nye Blog ini kami tunggu nihan, juge kalu ade seguk'an artikel / tulisan serta foto yang ade hubungan nye dengan Kau'r bulih lah diki 'rimkan kesini......Mudah-mudahan saje blog ini dapat menyatukan kite warga Kaur di'rantau dengan adik sanak di dusun laman.....................

Rabu, 19 April 2017

Empat Bulan Tak Gajian, Karyawan Quantum Lapor Disnakertrans


Sebanyak empat dari delapan orang karyawan PT Quantum, kemarin (18/4) sekitar pukul 12.00 WIB mendatangi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kaur.
KOTA BINTUHAN – Sebanyak empat dari delapan orang karyawan PT Quantum, kemarin (18/4) sekitar pukul 12.00 WIB mendatangi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kaur. Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan pasir besi di wilayah Kecamatan Maje tersebut belum juga membayar gaji mereka sejak empat bulan terakhir, terhitung Januari hingga dengan April.
Sementara tugas mereka, menjaga dan mengurus aset-aset milik perusahaan tetap mereka lakukan setiap harinya. Untuk itu mereka berharap pihak Disnakertrans Kaur bisa mencari solusi terkait dengan keluhan mereka.
“Kita sudah empat bulan tidak dibayar, kita ini tetap fokus kerja seperti biasa pak. Namun asap dapur rumah kita ini saat ini tersendat pak dan kami juga bingung harus bagaimana. Karena sudah empat bulan sejak Januari kita karyawan yang berjumlah 8 orang belum sama sekali dibayar,” kata salah satu karyawan PT Quantum, Haryadi.
Lebih lanjut Haryadi mengatakan, kedatangan mereka ke Disnakertrans, bertujuan untuk mencari jalan terbaik. Harapan mereka dengan adanya bantuan dari pemerintah, gaji mereka yang belum dibayar bisa segera dibayarkan. Bahkan ke depannya pihaknya juga berharap agar gaji tetap jalan, walaupun perusahaan tidak lagi melakukan kegiatan penambangan pasir besi.
“Tadi kita sudah datang, karena Kasi dan Kabidnya tidak ada maka Selasa (25/4) yang akan datang kita diminta datang semua Disnakertrans. Tujuannya untuk dimintai keterangan, kita sebelumnya juga sudah konsultasi namun karena tidak ada kepastian dari perusahaan makanya kita curhat ke Disnakertrans tadi siang (kemarin, red),” beber Haryadi.
Rombongan yang datang ke Disnakertrans diantaranya Lekat, Haryadi, Epan Darlis dan Ibnu. Kendati demikian pihaknya mengakui kalau saat ini keadaan perusahaan masih sulit. Apalagi saat ini operasi penambangan pasir besi sudah tidak lagi berjalan. Kendati demikian mereka juga tidak bisa berbuat banyak, karena kebutuhan rumah tangga tetap harus dipenuhi setiap harinya.
Sementara itu Kabid Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Kaur, Buyung Kanizar, S.Sos beberapa kali dihubungi untuk dimintai klarifikasi kemarin (18/4) ponselnya tidak aktif. Sehingga belum dapat dipastikan tindakan pemerintah terkait dengan laporan karyawan PT Quantum tersebut. (cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India