Sekapur Sirih

Malah singgah kudai adik Sanak........ manjaui kudai kami di Blog Persatuan Warga Kaur (PWK) Palembang..... disinilah jalan kite bebagi ce'rite, saling bebagi informasi, baik ce'rite di Kaur juge ce'rite dijalan kite tinggal mak kini.......Kritik, saran dan masukan untuk helau nye Blog ini kami tunggu nihan, juge kalu ade seguk'an artikel / tulisan serta foto yang ade hubungan nye dengan Kau'r bulih lah diki 'rimkan kesini......Mudah-mudahan saje blog ini dapat menyatukan kite warga Kaur di'rantau dengan adik sanak di dusun laman.....................

Jumat, 21 April 2017

DLH Ajak Jaga Ekosistem LH

Bengkulu
IRUL/Bengkulu Ekspress SOSIALISASI: Para Kades se-Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur saat mengikuti sosialisasi pengendalian dampak perubahan iklim di aula SMA Muhammadiyah, Selasa (18/4/2017).
BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kaur mengajak seluruh Pemerintah Desa dan masyarakat untuk menjaga dan mempertahankan ekosistem lingkungannya. Hal ini harus dilakukan mengingat dampaknya terhadap perubahan iklim yang terjadi saat ini.
“Hendaknya stakeholder terkait untuk dapat bersama-sama menyosialisasikan atau memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan perubahan iklim yang terjadi saat ini,” kata Sekretaris DLH Kaur Muljunis ST saat membuka sosialisasi pengendalian dampak perbuhan iklim di aula SMA Muhammadiyah, kemarin (18/4/2017).
Dikatakannya, sosialisasi ini harus dilakukan mulai dari tingkat paling bawah, yakni desa. Pasalnya, masyarakat pedesaan perlu untuk digalakkan aksi mempertahakan ekosistem lingkungan hidup mereka. Hal itu bertujuan untuk menjaga lingkungan hidup mereka dari dampak perubahan iklim.
“Karena tak lain dan tak bukan, terkadang ini semua adalah akibat dari perbuatan manusia, seperti pembakaran, penebangan hutan dan lainnya,” terangnya.
Ditambahkannya, ia tak bosan-bosanya mengajak seluruh Kades dan mengajak masyarakat Kaur untuk menjaga lingkungan dengan cara melakukan upaya-upaya sederhana menuju budaya ramah lingkungan, diantaranya dengan menghemat penggunaan listrik dan air, menanam dan memelihara pohon. Selanjutnya mengurangi penggunaan kendaraan bermotor serta menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, dan Recyle) dan lainya.
“Saya mengajak kepada Kades agar lebih mengingatkan warganya untuk meningkatkan perhatian terhadap kerusakan serta dampak perubahan iklim terhadap ekosistem pesisir. Juga mengikutsertakan anak-anak sejak dini untuk mencintai lingkungan,” harapnya.(618)

Sumber:http://bengkuluekspress.com/

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India