Sekapur Sirih

Malah singgah kudai adik Sanak........ manjaui kudai kami di Blog Persatuan Warga Kaur (PWK) Palembang..... disinilah jalan kite bebagi ce'rite, saling bebagi informasi, baik ce'rite di Kaur juge ce'rite dijalan kite tinggal mak kini.......Kritik, saran dan masukan untuk helau nye Blog ini kami tunggu nihan, juge kalu ade seguk'an artikel / tulisan serta foto yang ade hubungan nye dengan Kau'r bulih lah diki 'rimkan kesini......Mudah-mudahan saje blog ini dapat menyatukan kite warga Kaur di'rantau dengan adik sanak di dusun laman.....................

Minggu, 01 Januari 2017

Moncong Babi Dimusnahkan

KOTA BINTUHAN – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Kaur di penghujung tahun 2016 ini kembali memusnahkan moncong dan ekor babi yang berhasil ditangkap oleh para pemburu di Kaur. Tidak hanya itu Dispertan juga membayarkan insentif moncong babi kepada kelompok pemburu babi yang ada di Kaur secara serentak, kemarin (30/12).
Ada sekitar 1.015 pasang moncong babi dan ekor babi yang berhasil diburu selama tahun 2016. Mereka yang berhasil mengumpulkan moncong babi mendapatkan insentif sebesar Rp 50 ribu per moncong dengan potongan pajak sebesar Rp 1.000 per moncongnya.
Plt Kepala Dinas Pertanian Kaur, Nasrul Rahman, S.Hut mengungkapkan, insentif ini sengaja diberikan Pemkab Kaur kepada pemburu babi. Karena telah membantu para petani dalam membasmi hama babi yang saat ini sudah sangat meresahkan para petani.
“Untuk mendapatkan insentif pemburu harus memberikan bukti moncong dan juga ekor babi baru kita bayarkan. Setelah semua kita kumpulkan moncong langsung kita musnahkan,” kata Nasrul.
Tidak hanya itu saja, Nasrul mengatakan, tahun 2017 mendatang pihaknya kembali akan gencar melakukan pemusnahan hama babi di Kaur. Selain dapat merusak pertanian warga, hama babi ini juga membahayakan para petani yang hendak ke kebun. Karena tidak sedikit warga Kaur yang mengalami luka akibat diseruduk babi hutan.
Dispertan bersama Porbi di tahun 2017 akan mengadakan kegiatan berburu masal secara rutin setiap bulannya di beberapa kecamatan di Kaur. Hal ini bertujuan untuk membantu petani dalam membasmi hama babi yang sulit diatasi hingga saat ini.
“Ke depan kita akan kembali menganggarkan dana untuk berburu babi lebih besar lagi. Memotivasi para pemburu untuk lebih aktif dalam melakukan pemusnahan hama babi di Kabupaten Kaur,” ungkap Nasrul. (cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India