Sekapur Sirih

Malah singgah kudai adik Sanak........ manjaui kudai kami di Blog Persatuan Warga Kaur (PWK) Palembang..... disinilah jalan kite bebagi ce'rite, saling bebagi informasi, baik ce'rite di Kaur juge ce'rite dijalan kite tinggal mak kini.......Kritik, saran dan masukan untuk helau nye Blog ini kami tunggu nihan, juge kalu ade seguk'an artikel / tulisan serta foto yang ade hubungan nye dengan Kau'r bulih lah diki 'rimkan kesini......Mudah-mudahan saje blog ini dapat menyatukan kite warga Kaur di'rantau dengan adik sanak di dusun laman.....................

Selasa, 18 Oktober 2016

Langganan Banjir, Warga Minta Normalisasi Air Tube

 IRUL/BE MINTA: Kepala Desa Padang Genteng saat menunjukkan aliran sungai Air Tube yang butuh normalisasi dari Pemerintah, Minggu (16/10).
IRUL/BE
MINTA: Kepala Desa Padang Genteng saat menunjukkan aliran sungai Air Tube yang butuh normalisasi dari Pemerintah, Minggu (16/10).
KAUR SELATAN, BE – Warga beberapa desa di Kecamatan Kecamatan Kaur Selatan, mengeluh selalu kebanjiran saat musim hujan. Untuk itu, warga setempat, meminta Pemkab Kaur melalui dinas terkait melakukan normalisasi aliran sungai Air Tube yang melintas di Desa Padang Genteng, Jembatan Dua dan Gedung Sako, untuk menghentikan banjir langganan yang melanda kawasan itu.
“Kami minta Pemerintah bisa mengatasi banjir di wilayah kami. Karena setiap hujan deras, sungai Air Tube itu selalu meluap dan membanjiri rumah penduduk,” kata Kepala Desa (Kades) Padang Genteng Zahrul Wadi kepada BE, kemarin (16/10).
Dikatakan Kades, ia bersama Kades setempat telah telah beberapa kali melaporkan jebolnya tanggul di aliran sungai langsur tersebut kepada Dinas PU dan DPRD Kaur. Juga terkait dengan meminta normalisasi sungai Air Tube itu sudah berkali-kali dilontarkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa, tapi selalu nihil.
“Tahun lalu itu pernah dinormalisasikan, tapi tidak disemen. Seharusnya disemen agar tanah itu tidak longsor lagi, dan masalah ini bukan sekali dua kali kita ajukan untuk diperbaiki tapi sudah berkali-kali,” terang Kades.
Senada juga disampaikan Sopiyan (41), warga Desa Gedung Sako. Ia mengaku Air Tube itu tak hanya menggenangi, namun luapan air sungai itu juga mengancam pemukiman warga, merusakkan rumah warga, dan menghilangkan harta benda hingga menyebabkan kerugian besar dimasyarakat. Untuk itu warga meminta pemerintah untuk segera melakukan pengerukan atau normalisasi sungai Air Tube tersebut.
“Hampir dipastikan, tiap tahun terjadi banjir, sungai Air Tube itu butuh segera dikeruk atau normalisasi. Karena kalau sudah dikeruk saya yakin tidak banjir lagi, apalagi ini musim hujan rawan banjir,” harapnya. (618)
Sumber: http://bengkuluekspress.com/

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India