Sekapur Sirih

Malah singgah kudai adik Sanak........ manjaui kudai kami di Blog Persatuan Warga Kaur (PWK) Palembang..... disinilah jalan kite bebagi ce'rite, saling bebagi informasi, baik ce'rite di Kaur juge ce'rite dijalan kite tinggal mak kini.......Kritik, saran dan masukan untuk helau nye Blog ini kami tunggu nihan, juge kalu ade seguk'an artikel / tulisan serta foto yang ade hubungan nye dengan Kau'r bulih lah diki 'rimkan kesini......Mudah-mudahan saje blog ini dapat menyatukan kite warga Kaur di'rantau dengan adik sanak di dusun laman.....................

Jumat, 23 September 2016

Pencurian dan Pencabulan Dominasi Perkara di PN

Hasil gambar untuk Pencurian dan Pencabulan Dominasi Perkara di PN

KOTA BINTUHAN – Januari hingga September 2016, Pengadilan Negeri (PN) Bintuhan telah menyelesaikan 47 kasus. Dari 47 perkara yang sudah ditangani itu, paling banyak perkara pencurian dan pencabulan. Dua kasus tersebut terus meningkat di Kabupaten Kaur.
Berdasarkan data di PN Bintuhan kemarin (22/9), dari 47 perkara yang ada ada, 16 perkara kasus pencurian yang telah disidangkan dan mendapatkan ketetapan hukum. Kasus pencurian ini mulai dari pencurian rumah, warung, motor dan ternak yang memang sempat menghebohkan warga Kaur sebelum lebaran Idul Fitri lalu.
Peringkat kedua perkara yang paling banyak ditangani PN Bintuhan adalah cabul. Hingga September, sudah ada 11 perkara cabul yang sudah menjalani sidang. Dengan pelaku beragam, mulai dari anak di bawah umur hingga orang dewasa. Untuk tahun ini kasus cabul didominasi anak di bawah umur, baik itu korban maupun pelaku.
“Pencurian dan cabul masih mendominasi perkara di Kaur saat ini. Bahkan para pelakunya banyak anak-anak yang masih di bawah umur. Tahun ini jauh lebih meningkat dibandingkan perkara pencurian dan cabul tahun sebelumnya,” kata Kepala Pengadilan Negeri Bintuhan Asep Koswara, SH, MH, kemarin.
Tidak hanya itu, beberapa perkara lainnya yang juga ditangani yang cukup menonjol adalah perkara narkoba yang hingga saat ini sudah ada tiga perkara. Kemudian ada juga perkara ilegal loging yang sudah selesai sebanyak tiga perkara. Serta dua perkara perikanan yaitu terkait dengan kasus penyetruman ikan di sungai dengan menggunakan alat-alat terlarang. “Jumlah perkara ini akan terus meningkat, karena saat ini kita juga masih melakukan sidang terhadap perkara-perkara pencurian, pembunuhan dan cabul,” jelasnya.(cik)
Sumber: http://harianrakyatbengkulu.com/

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India