Sekapur Sirih

Malah singgah kudai adik Sanak........ manjaui kudai kami di Blog Persatuan Warga Kaur (PWK) Palembang..... disinilah jalan kite bebagi ce'rite, saling bebagi informasi, baik ce'rite di Kaur juge ce'rite dijalan kite tinggal mak kini.......Kritik, saran dan masukan untuk helau nye Blog ini kami tunggu nihan, juge kalu ade seguk'an artikel / tulisan serta foto yang ade hubungan nye dengan Kau'r bulih lah diki 'rimkan kesini......Mudah-mudahan saje blog ini dapat menyatukan kite warga Kaur di'rantau dengan adik sanak di dusun laman.....................

Selasa, 30 Mei 2017

Polres kaur Gelar Pasar Murah

Bengkulu
IRUL/Bengkulu Ekspress PASAR MURAH: Kapolres Kaur didampingi Wakapolres Kaur dan Ketua Bhayangkari saat memantau pelaksanaan operasi pasar murah di Desa Jembatan Dua Kecamatan Kaur Selatan, Kamis (25/5).
KAUR SELATAN, Bengkulu Ekspress – Polres Kaur bekerjasama dengan Bulog menggelar kegiatan operasi pasar murah atau gerakan stabilitasi pangan di Desa Jembatan Dua Kecamatan Kaur Selatan, Kamis (25/5).  Kegiatan ini sebagai upaya untuk menstabilkan harga pangan dan menghindari penimbunan barang kebutuhan pokok sebelum dan selama bulan Suci Ramadhan 1438H.
“Pasar murah yang digelar ini, sebagai bagian dari gerakan stabilkan pangan jelang bulan puasa ini,” kata Kapolres Kaur, AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo SIK, saat membuka acara gerakan stabilitasi pangan, kemarin (25/5).
Dikatakannya, untuk harga sejumlah bahan pokok yang dijual dalam gerakan stabilisasi pangan tersebut dipatok berada di bawah harga pasaran. Hal ini dimaksudkan guna menstabilkan harga kebutuhan pokok di pasaran yang diperkirakan akan mengalami kenaikan selama bulan Suci Ramadhan, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih dan tepung.
“Kegiatan ini kita laksanakan bekerjasama dengan Bulog, hal ini dimaksudkan dalam rangka menekan harga di pasaran, kita pastikan bahan pokok yang kita jual disini harganya dibawah harga pasaran,” terangnya.
Dari hasil pantauan Bengkulu Ekspress kemarin (25/5), pasar murah yang di gelar dilapangan Desa Jembatan Dua itu sekitar pukul 09.00 WIB oleh Polres Kaur bekerjasama dengan Bulog serta ibu-ibu Bhayangkari. Antusiasme warga terlihat dengan berbondong-bondongnya warga mendatangi tenda tempat bazar sembako digelar. Dalam operasi pasar murah yang digelar selama satu hari itu hanya beberapa bahan pokok saja yang dijual di Pasar Murah tersebut. Yakni, beras Rp 9.000 ribu per kilonya, Gula Pasir, Rp 12.000 ribu, per kilo, Minyak Goreng Rp 11 000, Bawang Merah, 21.000, Bawang Putih Rp 38.000 dan Tepung Mila Rp 7.500 per kilonya. Harga yang dijual ini jauh murah dengan harga yang dijual dipasaran.
“Dalam operasi pasar murah ini kita menyiapkan 50 kupon untuk warga, dan kegiatan ini ini wujud kepedulian Polisi, dalam rangka menggatasi gejolak masalah harga yang biasanya terjadi menjelang ini,” terangnya.
Ditambahkannya, selain pelaksanaan pasar murah demi menjaga stabilitas harga pangan, pihaknya juga mengawasi praktik curang dugaan penimbunan sembako. Polisi sudah memasang mata memantau aktivitas seluruh pelaku usaha pangan agar tidak melakukan penimbunan demi keuntungan semata.
“Kami akan menindak tegas para pelaku penimbunan. Makanya kami juga memantau harga pangan di seluruh pasar disemua Kabupaten Kaur akan melaksanakan operasi pasar disetiap lokasi,” tandasnya.(618)

Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Tutup Tambak Tak Berizin! Warga Datangi DPRD Kaur

kaur
HEARING: Warga Kabupaten Kaur yang menamakan dirinya Forum Wartawan dan LSM/Ormas saat menggelar hearing bersama Komisi 1 DPRD Kaue dan dinas terkait soal tambak udang, Senin (22/5)==
BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Menjamurnya pembuatan tambak udang di wilayah Kabupaten Kaur mulai meresahkan masyarakat. Sebab, masih banyak tambak-tambak yang sudah beroperasi di wilayah Kaur belum mengantongi izin.
Menyikapi hal tersebut, masyarakat Kaur yang menamakan dirinya Forum Wartawan dan LSM/Ormas mendatangi DPRD Kaur untuk hearing, Senin (22/5). Mereka mendesak dewan dan Pemda Kaur agar segera menutup aktivitas tambak yang belum mengantongi izin tersebut.
“Dari sekian banyak tambak udang berdiri di Kaur ini baru dua tambak yang sudah ada izin lengkap, sedangkan yang lainya itu belum ada izin,”kata ketua forum Aprin Tastan Yanto saat mengelar hearing dengan komisi I DPRD Kaur kemarin (22/5).
Dikatakannya, masih banyaknya tambak-tambak udang yang tidak mengantongi izin dari dinas terkait di Kabupaten Kaur, menurut Aprin sangat merugikan daerah. Sebab sampai saat ini belum ada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk dari sektor ini. Padahal sudah ratusan ton tambak udang saat ini telah dihasilkan di Kabupaten Kaur. Untuk itu, ia meminta kepada dewan dan pemerintah daerah agar bersikap tegas terhadap para investor tambak udang yang belum mengantongi izin tersebut.
“Selain masalah izin juga kita terkait masalah lingkungan dari limbah cair tambak udang. Karena masih masih banyak tambak itu tidak memperhatikan limbanya, dan jika ini dibairkan maka masyarakat yang akan terkena dampaknya. Untuk itu saya minta semua pihak serius merespon dampak negatif dari limbah ini,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Kadis PMPTSP) Kabupaten Kaur, Alfian SH mengakui, banyak tambak di wilayah Kabupaten Kaur masih banyak belum melengkapi izin. Kemudian, Alfian mengaku, pihaknya sudah beberapa kali meminta kepada tambak untuk segera mengurus izin dan melarang aktivitas pembuatan tambak sebelum dokumen perizinan lengkap.
“Untuk tambak yang belum ada izin itu sudah kita peringkatkan beberapa kali, dan jika memang perusahaan tambak itu tetap melanggar tentu akan kita hentikan dan akan kita tutup,” tegasnya.
Ketua Komisi I DPRD Kaur, Deny Setiawan SH berjanji akan menindaklanjuti keluhan masyarakat soal tambang udang tersebut. Juga ia akan memanggil pihak tambak untuk menanyakan perizinan yang dimiliki apakah melangar atau tidak. Juga masalah tambak ini sebenarnya dewan sudah beberapa kali mengingatkan para pengusaha tambak untuk mentataati aturan yang ada.
“Sebenarnya masalah ini sudah beberapa kali kita lakukan sidak dan bahkan penutupan, tapi mereka tetap beroperasi. Juga kita minta kepada dinas terkait untuk tambak yang memang melanggar dan tidak ada izin ditutup,” tandasnya.(618)

Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Kendaraan Hias Meriahkan Pawai

Kaur
IRUL/Bengkulu Ekspress PAWAI: Bupati Kaur didampingi Ketua PKK dan kepala SKPD, FKPD saat melepas kendaraan pawai pembangunan di lapangan Merdeka Kota Bintuhan, Minggu (21/5).
KAUR SELATAN, Bengkulu Ekspress – Pawai pembangunan yang digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kaur dalam rangka memeriahkan HUT ke-14 Kabupaten Kaur, Minggu kemarin (21/5) berlangsung meriah.  Puluhan kendaraan hias perwakilan dari seluruh SKPD dan pemerintah kecamatan serta pihak swasta dan sekolah-sekolah di Kabupaten Kaur memadati sejumlah ruas jalan Kota Bintuhan.
“Kegiatan ini dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Kaur ke-14, dan pawai pembangunan ini bertujuan untuk mengenalkan masyarakat terkait hasil-hasil pembangunan yang dicapai,” kata Bupati Kaur, Gusril Fauzi SSos, saat melepas puluhan kendaran pawai pembangunan di lapangan Merdeka Kota Bintuhan, Minggu (21/5).
Dikatakan bupati, pawai kali ini merupakan yang pertama kalinya digelar dalam rangka HUT Kabupaten Kaur ke-14. Hal ini tentunya bertujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang capaian pembangunan yang sudah dilaksanakan oleh masing-masing dinas dan instansi.  Dengan pawai ini masyarakat mengenali, apa saja pembangunan dan potensi-potensi yang ada di bumi Sease Seijean ini.  “Kegiatan ini disamping ikut memeriahkan HUT Kaur, juga sebagai penyalur informasi kepada masyarakat Kaur terkait berbagai program pemerintah yang disampaikan lewat kendaraan tiap instansi.  Juga pawai ini pertama kali digelar dan saya berharap dengan dukungan semua pihak pembangunan Kaur ini akan lebih maju lagi,” terang bupati.
Dari hasil pantaun Bengkulu Ekspress kemarin (21/5), kegiatan pawai pembangunan dalam rangka HUT Kabupaten Kaur ke-14 sekitar pukul 10.00 WIB dengan rute Lapangan Merdeka Kota Bintuhan, Desa Tanjung Besar dan kembali berbalik ke Kecamatan Kaur Tengah dan finish kembali ke Lapangan Merdeka Kota Bintuhan.  Selain diramaikan puluhan kendaraan hias, juga diramaikan oleh para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaur serta Forum Koordinasi Pemerintah Daerah (FKPD) untuk menyaksikan pelepasan pawai tersebut oleh Bupati Kaur.  Pawai tersebut tidak hanya diikuti SKPD di lingkungan Pemkab Kaur, namun juga instansi vertikal.  Juga kendaraan pun dibuat unik dengan beragam bentuk, seperti dibarisan paling depan terdapat kendaraan dari Pemda Kaur yang berbentuk kantor Bupati Kaur.
“Dalam pawai ini beragam bentuk mobil yang dihias ada seperti perahu, dan kegiatan ini dinilai oleh dewan juri,” tambah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kaur, Drs Ersan Syahfiri MM, selaku ketua pantia pawai pembangunan, kemarin (21/5).
Ersan menambahkan, tujuan kegiatan ini untuk memeriahkan HUT Kaur dan juga sebagai wadah informasi kepada masyarakat tentang apa yang sudah dan sedang dan akan dilakukan oleh pemerintah, juga sebagai media hiburan dan pembelajaran bagi masyarakat.
“Pawai Pembangunan ini melintasi hampir seluruh ruas jalan di Kota Bintuhan hingga Kaur Tengah, dan semua instansi Alhamdulillah ikut semua,” tandasnya. (618)

Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Kaur Selatan Juara Umum MTQ

Bengkulu
IRUL/Bengkulu Ekspress SERAHKAN: Sekda Kaur didampingi Kepala SKPD, FKPD saat menyerahkan piala bergilir MTQ tingkat Kabupaten kepada Camat dan KUA Kaur Selatan, pada malam penutupan MTQ ke-4, Sabtu (21/5) malam.
BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-4 tingkat Kabupaten Kaur yang berlangsung selama 3 hari dan  diikuti 313 peserta, resmi ditutup oleh Sekda Kaur H Nandar Munadi SSos MSi, Sabtu (20/5) malam.  Hasilnya, sebagai juara umum sekaligus mendapatkan piala bergilir MTQ Kabupaten Kaur tahun 2017 adalah Kecamatan Kaur Selatan, dengan perolehan poin sebanyak 54.
“Dari 12 cabang perlombaan, Kecamatan Kaur Selatan yang berhasil mengungguli semua perlombaan.  Sehingga dewan hakim memutuskan Kaur Selatan sebagai juara umum MTQ ke-4 yang sebelumnya dipegang oleh Kaur Tengah,” kata Kabag Kesra Pemda Kaur, Robi Antoni SPi dalam sambutan penutupan MTQ ke-4, Sabtu (20/5) malam.
Dikatakan Robi, ia berharap ditahun-tahun mendatang untuk kegiatan MTQ tingkat kabupaten ini akan dilaksanakan lebih meriah lagi.  Bahkan di tahun mendatang, jika memungkinkan kegiatan MTQ akan tetap dilaksanakan di Masjid Agung Al-Kahfi yang menjadi masjid kebanggaan masyarakat Kaur.
“Tahun depan jumlah peserta harus lebih banyak. Agar bisa benar-benar menjaring juara untuk diikutsertakan dalam MTQ tingkat provinsi,” harapnya.
Sementara itu, Sekda Kaur Nandar Munadi dalam sambutannya mengatakan, dengan telah ditutupnya kegiatan MTQ diharapkan dapat menciptakan masyarakat serta para pejabat Kaur gemar mengaji.  Juga penyelenggaran MTQ hendaknya tidak dijadikan sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan ajang MTQ dijadikan momentum bersama warga Kaur untuk melakukan perbaikan keimanan serta ketaqwaan.
“Al Qur’an harus dipahami secara mendalam, yang kemudian bisa diaplikasikan makna-makna terkandung di dalamnya, lalu mendakwahkan isi Al Qur’an ini,” harapnya.
Ditambahkan Sekda, ke depan ia berharap, kepada pemenang untuk tidak cepat puas diri karena masih ada MTQ tingkat Provinsi Bengkulu.  Meski diakui Sekda masih terdapat kekurangan pada penampilan beberapa cabang perlombaan MTQ, akan tetapi, hal itu tidak menyurutkan semangat Pemda Kaur untuk terus melakukan pembenahan dan perbaikan.
“Selamat untuk Kaur Selatan sebagai juara umum MTQ ke-4, dan saya berharap juara ini tidak hanya di tingkat kabupaten saja, tapi juga harus mampu meraih juara tingkat provinsi hingga nasional,”  tandasnya.
Sebagaimana diketahui, dengan telah ditutupnya MTQ ke-4 dan Kecamatan Kaur Selatan yang keluar sebagai juara umum MTQ, maka berakhir juga penyelenggaraan MTQ tingkat Kabupaten Kaur. MTQ ditutup langsung Sekda Kaur dan dihadri beberapa kepala SKPD, FKPD, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah, tropy dan uang pembinaan kepada para pemenang cabang perlombaan MTQ tahun 2017. (618)

Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Simpang 3 Padang Kempas Rawan Laka


TRAFFIC LIGHT MATI: Inilah simpang Padang Kempas yang rawan laka lantaran traffic light mati.
KOTA BINTUHAN – Sejak dipasang hingga kini traffic light di simpang 3 Padang Kempas lebih banyak mati dari pada menyala. Padahal lokasi ini sangat padat lalu lintas, terutama pagi, siang dan sore hari. Karena jalur utama PNS ke Orgaginasasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pemkab Kaur. Jalan tersebut juga jalur lintas dari Lampung ke Bengkulu dan sebaliknya.
Sekda Kaur Nandar Munadi, S.Sos, M.Si mengakui padatnya lalu lintas membuat kawasan ini butuh traffic light menyala. Akibat matinya traffic light satu bulan ini, banyak terjadi laka lantas hingga menewaskan pengendara.
Traffic light tidak menyala, sementara lalu lintas meningkat. Kita sudah ingatkan Dinas Perhubungan untuk mengaktifkan traffic light. Karena saya sudah banyak terima laporan laka lantas,” kata Sekda.
Untuk mengurangi laka lantas, setiap pagi anggota Sat Lantas Polres Kaur harus menerjunkan tiga personel mengatur lalu lintas di simpang tersebut. Kalau tidak bisa terjadi laka, apalagi pagi hari banyak kendaraan dari Bengkulu dan Lampung masuk ke Padang Kempas.
“Kita berharap traffic light berfungsi. Kita juga mengimbau pengendara mengurangi kecepatan saat melintasi simpang Padang KempasTerutama sore, kerap dijadikan tempat nongkrong anak-anak muda,” harap Kasat Lantas AKP David Purba.
Traffic light di simpang 3 Padang Kempas adalah bantuan dari Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu. Sejak dibangun, traffic light jarang menyala, setelah dibenari tidak lama mati lagi. Kini traffic light tersebut hanya jadi pajangan.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

BPOM Cek Makanan Berbuka Puasa


CEK MAKANAN: Petugas BPOM saat mengecek makanan berbuka puasa di Kaur kemarin (29/5).
KOTA BINTUHAN – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bengkulu menggunakan mobil laboratorium keliling kemarin sore (29/5) mengecek makanan berbuka puasa di Kota Bintuhan. Rombongan didampingi Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan  Perdagangan dan Dinas Kesehatan Kaur memeriksa jajanan berbuka di depan Masjid Al Kahfi Bintuhan.
Tim mengambil sampel makanan yang akan diperiksa di mobil laboratorium. Mulai dari jenis kue kering, mie dan berbagai jajanan lain termasuk es. Ini dilakukan untuk mengecek agar jajanan berbuka puasa yang dijual bebas dari bahan kimia yang berbahaya jika dikonsumsi.
Petugas tidak menemukan makanan yang mengandung rhodamin, formalin dan borax. Bahkan hasil tes uji makanan di depan Masjid Al Kahfi semuanya negatif, artinya semua makanan yang dijual layak dikonsumsi. “Kita hanya mendampingi saja, pemeriksaan dilakukan BPOM Bengkulu. Ini sudah biasa dan setiap tahun tim BPOM selalu turun mengecek. Alhamdulilah sejauh ini belum ada kita temukan makanan yang mengandung zat berbahaya,” kata Kadis Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan Kaur, Joni Afrizal.
Tim dari Dinkes, BPOM dan Diskop UKM dan Perindag juga memeriksa jajanan di lokasi berbeda. Seperti depan Taman Benika yang ramai. Kemudian berbagai titik di pasar.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

230 Jemaah Suluk Mulai Berdatangan


PERSIAPAN : Panitia sedang melakukan persiapan untuk pelaksanaan Suluk.
KOTA BINTUHAN –Bulan Ramadhan tahun ini merupakan tahun ketiga bagi jemaah Naqsabandiyah di Kabupaten Kaur melakukan kegiatan Suluk atau berzikir. Kegiatan Suluk Naqsabandiyah di Kabupaten Kaur dipusatkan di gedung pelatihan rohani di Desa Padang Panjang Kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur. Tahun ini jumlah peserta Suluk bertambah dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari panitia Suluk di Kaur. Hingga kemarin (28/5) jumlah jemaah Naqsabandiyah yang sudah mendaftar untuk ikut Suluk di Kaur sebanyak 230 orang jemaah. Bahkan jumlah tersebut bisa bertambah, karena mengingat pendaftaran baru akan ditutup pada ramadhan ketiga atau hari ini (29/5).
Bahkan dari pantauan RB, kemarin panitia Suluk di Kaur telah melakukan berbagai persiapan. Mulai dari menyiapkan tempat untuk berzikir ukuran satu meter persegi. Menyiapkan tempat mandi peserta, kemudian tempat pelayanan kesehatan, serta dapur umum yang akan dipergunakan untuk memasak saat pelaksanaan Suluk nantinya.
“Yang pasti tahun ini kita tetap akan melaksanakan kegiatan Suluk, jadwalnya Senin malam kita akan mulai pembukaan kegiatan Suluk hingga 10 hari ke depan,” kata Sulaiman salah satu panitia Suluk kepada RB.
Sementara itu untuk pelaksanaan kegiatan Suluk akan di ikuti sekitar 230 jemaah. Mereka datang dari berbagai daerah di Lampung, Sumsel dan Bengkulu. Untuk tahun ini sebelum kegiatan Suluk pihaknya akan melakukan pemeriksaan kesehatan dengan ketat. Hal ini terkait dengan keselamatan jemaah saat melaksanakan Suluk nantinya.
“Untuk persiapan pelaksanaan Suluk sudah kita lakukan dan mudah-mudahan lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Kita juga akan melakukan pemeriksaan jemaah, jika ada yang sakit terpaksa kita pulangkan,” ungkap Sulaiman.
Sementara itu Tim Pakem Pemkab Kaur saat dikonfirmasi tetap akan melakukan pengawasan dan peninjauan kegiatan Suluk nantinya. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan Suluk nantinya berjalan aman dan lancar, Pakem tidak ingin nantinya ada jemaah yang meninggal dunia karena melaksanakan Suluk.
“Kita tetap akan melakukan pengawasan dan jauh-jauh hari kita sudah konsultasi dengan panitia. Apa lagi jumlah peserta Suluk tahun ini lebih bayak dari tahun sebelumnya,” pungkas Kepala Kesbangpol Kaur Eka Joni kemarin. (cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Jelang Arus Mudik, Jembatan Hili II Ditutup Total


TUTUP : Keropos jembatan Hili II saat ini di tutup total.
KOTA BINTUHAN – Memasuki bulan Ramadhan lalu lintas kendaraan yang melintasi Kabupaten Kaur mulai padat. Lalu lintas didominasi oleh truk-truk pengakut bahan makanan dari Jakarta menuju Bengkulu. Arus lalu lintas di jalan lintas barat ini akan terus meningkat hingga mudik yang akan datang.
Para pengendara yang melintasi Kabupaten Kaur saat ini diminta untuk waspada. Karena saat ini banyaknya perbaikan jalan nasional di Kaur. Salah satunya di Kecamatan Nasal berbatasan dengan Lampung. Kemudian di wilayah Semidang Gumay dan Kaur Tengah juga ada perbaikan dan pelebaran jalan nasional oleh PT Waskita Karya.
Bahkan di Semidang Gumay saat ini jembatan Hili II yang biasanya menjadi jalan utama lalu lintas dari Lampung ke Bengkulu saat ini ditutup total oleh Balai Wilayah Sumatera. Karena jembatan tersebut rawan runtuh akibat abrasi. Tidak hanya itu saja jembatan tersebut setelah diperiksa sudah tidak layak untuk di lintasi kendaraan.
Apalagi saat Ramadan hingga mudik yang akan datang, jembatan akan padat dilintasi truk-truk bermuatan tonase tinggi setiap harinya.
Kepada RB, Kapolsek Kaur Tengah AKP Tasrin membenarkan jembatan Hili II ditutup total. “Jembatan Hili II sejak Ramadan ini tidak lagi dipungsikan oleh balai sumatera. Karena sudah keropos sehingga tidak lagi layak untuk di lintasi kendaraan apa lagi yang bermuatan tonan. Baik mobil mau pun motor saat yang melintasi Semidang Gumay harus melintasi jembatan Hili III,” kata Kapolsek Kaur Tengah AKP Tasrin kemarin.
Tidak hanya itu selama Ramadan, para pengendara yang melintasi Tanjung Kemuning juga diminta untuk selalu waspada. Selain kondisi jalan lintas yang berlobang dan berdebu. Kalau sore juga terdapat pasar kaget yang berada di Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning. Pasar kaget ini tiap sore selalu ramai di datangi warga yang ingin berbelanja.
“Sejauh ini kondisi lalu lintas masih lancar, namun untuk pengendara motor harus waspada kalau melintasi Tanjung Kemuning. Karena kondisi jalan berbatuan, licin dan juga berdebu. Kami menghimbau pengendara sepeda motor  saat melintas harus menggunakan maskes,” pungkas Kapolsek Tanjung Kemuning Iptu Pidraini Gumay. (cik)   
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Wagub Harapkan Kaur Sejahtera


KEBERSAMAAN: Wagub Bengkulu, Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA dan Bupati Kaur, Gusril Fauzi, S.Sos saat berfoto bersama usai upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kaur ke-14, kemarin (23/5).
KOTA BINTUHAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kaur tahun ini memang sangat berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi Wakil Gubernur Bengkulu, Dr. drh. Rohidin Mersyah, MMA menyempatkan diri hadir langsung pada upacara HUT Kaur ke-14 dan rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Kaur, kemarin (23/5).
Di hadapan peserta upacara, Wagub yang juga berasal dari Kabupaten Kaur sangat bangga dengan perkembangan kabupaten ini. Kendati Kaur merupakan kabupaten baru, namun potensi yang dimiliki Kaur tidak kalah dengan kabupaten lainnya. Wagub berharap agar masyarakat Kabupaten Kaur sejahtera. Tidak hanya itu Wagub berharap kondisi pembangunan infrastruktur di Kaur ke depannya hendaknya terus ditingkatkan.
“Ada beberapa faktor jika suatu daerah itu bisa dikatakan sudah sejahtera. Yang pertama masyarakatnya berpendidikan, masyarakat selalu sehat dan yang terakhir daya beli masyarakatnya cukup tinggi. Bila ini semua tercapai maka daerah itu bisa dikatakan sejahtera. Di HUT Kaur ke-14 kita berharap agar Kaur ke depan bisa sejahtera,” kata Rohidin.
Sementara Bupati Kaur, Gusril Fauzi, S.Sos yang dikenal dekat dengan rakyat ini mengatakan akan menjadikan Kaur sebagai lumbung energi listrik di wilayah Sumatera. Setelah beroperasinya PLTMH, Kaur kembali akan menjadi pusat pembangunan PLTMH dengan kapasitas yang lebih besar lagi di wilayah Padang Guci Hilir (Pagulir). Tidak hanya itu, bupati juga berencana membangun GI di Kabupaten Kaur.
“Fokus kita ke depan tetap pada pendidikan, kesehatan dan pariwisata. Berbagai perbaikan pelayanan kesehatan telah kita lakukan, mulai dari tingkat Puskesmas. Secara bertahap akan kita tingkatkan lagi, terutama infrastruktur untuk pertanian dan perkebunan dan banyak sektor lainnya yang harus kita kembangkan lagi,” terang Gusril.
Hadir dalam upacara HUT Kaur ke-14 kemarin, Wakil Ketua I DPRD Kaur, Darhan, S.IP, anggota DPRD Provinsi yang juga mantan Sekda Kaur, Mulyadi Usman, Kajari Kaur, Douglas P Nainggolan, Kapolres Kaur, AKBP P Heru Kunprasetyo, S.IK. Serta beberapa perwakilan dari Danlanal, kabupaten tetangga dan para pejabat di lingkungan Pemkab Kaur. Ketua Presidium Pemekaran Kaur, Syamhardi Saleh juga hadir.
Dalam kesempatan itu Wagub Bengkulu menyempatkan diri memberikan bantuan dan piagam penghargaan kepada Kabupaten Kaur. Sementara bupati Kaur juga memberikan penghargaan kepada PNS dan Kades yang menjadi pemenang dalam kegiatan lomba desa tingkat Kabupaten Kaur. Bupati juga menyalurkan bantuan untuk anak sekolah dan warga miskin dari Baznas Kabupaten Kaur. (cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Artis KDI dan D’Academy Sukses Hibur Warga


MENGHIBUR: Tampak salah satu artis ibukota saat menghibur warga Kaur di acara puncak HUT Kaur ke-14, kemarin (23/5) siang.
KOTA BINTUHAN – Sejak pagi hingga siang kemarin (23/5) warga Kabupaten Kaur sangat antusias mendatangi Lapangan Merdeka Kota Bintuhan untuk menyaksikan penampilan empat artis ibukota. Empat artis yang hadir memeriahkan puncak HUT Kaur ke-14 tersebut yakni Aty D’Academy, Isma KDI, Yuli KDI dan Dina KDI.
Kendati siang hari, namun penampilan empat artis ibukota tersebut cukup membius warga Kaur yang hadir di Lapangan Merdeka. Penampilan artis juga disaksikan langsung oleh Bupati Kaur, Gusril Fauzi, S.Sos dan Ny. Poppy Gusril. Kemudian presidium pemekaran Kaur, Syamhardi Saleh, para pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Kaur. Serta Wakil Ketua 1 DPRD Kaur Darhan, S.IP dan beberapa anggota DPRD Kaur lainnya.
Penampilan para artis, cukup membuat warga Kaur terhibur. Bahkan panasnya terik matahari pun tidak terasa saat empat artis tersebut tampil secara bergantian. “Ayo warga Kaur kita bergoyang, semoga Kaur ke depan lebih baik dan warganya tetap sayang dan cinta pada bupatinya,” teriak Isma KDI di hadapan para penonton.
Sebelumnya Bupati Kaur, Gusril Fauzi mengatakan, kegiatan hiburan rakyat pada setiap pelaksanaan HUT Kaur ke depan akan lebih ditingkatkan lagi. Terutama kegiatan-kegiatan yang menghibur masyarakat, seperti pawai pembangunan, hiburan rakyat dan berbagai kegiatan lainnya.
Bupati Kaur juga menyempatkan diri menyerahkan hadiah lomba pawai pembangunan. Dari 53 peserta pawai pembangunan yang berhasil menyabet juara pertama adalah Sekretariat Daerah, kemudian Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Pertanian. Sementara untuk juara harapan diraih oleh Kecamatan Kaur Selatan, Dinas Kesehatan dan Kecamatan Kelam Tengah.
“Ke depan kegiatan HUT Kaur akan kita buat lebih meriah lagi. Bahkan kita harapkan bisa menjadi pusat kunjungan wisata ke Kabupaten Kaur. Saya cukup senang atas sambutan masyarakat pada peringatan HUT Kaur tahun ini,” ungkap Gusril. (cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Hari Terakhir Ops Patuh, Puluhan PNS Kena Tilang


RAZIA: Sat Lantas Polres Kaur Saat Menggelar Razia di depan Taman Benika kemarin (22/5).
KOTA BINTUHAN – Hari terakhir Ops Patuh Nala 2017, Sat Lantas Polres Kaur kembali menggelar razia di berbagai titik, termasuk jalan dua jalur Padang Kempas dekat Kantor Pemkab Kaur. Operasi yang dipimpin Kasat Lantas AKP David Purba, S.IK mengejutkan PNS, pasalnya banyak PNS yang terpaksa distop.
Mereka yang tidak lengkap langsung ditilang. Baik kendaraan dinas atau kendaraan pribadi guna mengajari PNS agar taat berlalu lintas. PNS yang suka melawan arus kemarin (22/5) juga harus berurusan dengan Sat Lantas Polres Kaur. “Setiap kendaraan yang tidak lengkap dan melawan arus kita tilang. Kita tidak pandang bulu, semuanya disanksi tegas, terutama pengendara melawan arus,” tegas Kasat Lantas AKP David Purba kemarin.
Jumlah pelanggaran pada saat Operasi Patuh Nala tahun 2017 ini meningkat drastis dibanding tahun sebelumnya. Tercatat 600 tilang dikeluarkan Sat Lantas Polres Kaur. Terdiri dari tilang SIM dan STNK mobil dan motor. Barang bukti (BB) motor yang diamankan mencapai 50 unit. Dengan jumlah laka lantas dua kasus yang mengakibatkan korban meninggal dunia tahun ini.
“Memasuki bulan puasa kita minta warga lebih waspada saat berkendara. Karena arus lalu lintas dari Lampung ke Bengkulu mulai ramai. Terutama truk yang biasa padat sejak awal puasa hingga jelang lebaran. Kita harap jumlah laka tewas tidak lagi bertambah,” demikian Kanit Patroli Sat Lantas Polres Kaur Pelda Sigit.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Jumat, 19 Mei 2017

Target 1.800 Ekor Sapi Bunting

Sapi
SUNTIK: Dokter hewan Dispertan Kaur saat melalukan penyuntikan program Upsus Siwab sapi warga Desa Padang Petron Kecamatan Kaur Selatan, Rabu (17/5). (Foto IRUL/BE).
 BINTUHAN,BE– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur melalui Dinas Pertanian (Dispertan) Kaur berkomitmen mendukung program nasional Upaya Khusus Sapi Indukkan Wajib Bunting (Upsus Siwab) 2017. Untuk itu, dalam rangka mendukung program tersebut, Dispertan Kaur memberi target inseminasi buatan alias kawin suntik bagi 1.800 ekor sapi betina produktif pada 2017 ini.
“Dari target 1.800 sapi yang dilakukan inseminasi buatan tersebut, yang sudah dilakukan penyuntikan sekitar 200 ekor sapi yang terjadi kebuntingan,” kata Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan Kabupaten Kaur Nasrul Rahman S hut didampingi Kabid Peternakan Didi Yanipi S Hut melalui Kasi Hewan dr Rahmad Fajar saat melalukan Upsus Siwab di Desa Padang Petron Kecamatan Kaur Selatan, kemarin (17/5).
Dikatakannya, kegiatan Upsus Siwab sasarannya semua sapi betina siap bunting, yang berumur 2-8 tahun dan belum bunting. Dimana keuntungan mengikuti Upsus Siwab akan mendapatkan pelayanan Kawin Suntik (IB), mendapatkan suplemen, penganan dan pengobatan terhadap sapi yang mengalami gangguan dan semua pelayanan yang diberikan secara gratis.
“Upsus Siwab ini hanya untuk sapi betina, dan kalau untuk sapi jantan dan masih kecil kita hanya berikan vaksin Septicemia epizootica (SE) saja, dan ini semuanya gratis dan hari ini sudah 30 ekor sapi kita upsus siwab,” terangnya.
Ditambahkannya, proses inseminasi buatan hingga kini berjalan lancar. Program Upsus Siwab ini dilakukan secara bertahap, yakni pertama sapi betina produkti harus diperiksa kondisinya dulu apakah dalam keadaan bunting atau tidak. Jika dipastikan tidak bunting maka layak untuk dilakukan IB. Namun, katanya, sapi betina yang dapat dilakukan IB harus dalam kondisi birahi atau jika belum birahi, harus disuntikan hormon untuk merangsang hal itu terjadi. Setelah sapi bunting maka butuh waktu 8-9 bulan baru dilahirkan
“Selang waktu 28 hari setelah terjadi birahi buatan maka dilakukan pengecekan kembali atas sapi betina apakah sudah masuki masa kawin, dan kalau proses bunting gagal maka kita akan melakukan IB lagi hingga berhasil,” tandsanya.(618)
Sumber:http://bengkuluekspress.com/

44 Bidan dan Dokter PTT Terima SK CPNS

Bengkulu
IRUL/Bengkulu Ekspress SERAHKAN: Bupati Kaur, Gusril Fauzi saat menyerahkan secara simbolis SK CPNS bidan dan dokter PTT di GSG Pemkab Kaur, Selasa (16/5).
BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Sebanyak 44 bidan dan dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang dinyatakan lulus CPNS beberapa waktu lalu, akhirnya menerima surat keputusan (SK) CPNS, Selasa (16/5).  Sedangkan sisanya sebanyak 55 bidan dan dokter PTT lainnya, SK-nya akan diserahkan tahun 2018 nanti. Surat Keputusan diberikan langsung oleh Bupati Kaur Gusril Fauzi SSos secara simbolis kepada perwakilan pegawai di Gedung Serba Guna (GSG) Pemda Kaur.
“Saya minta kepada bidan dan dokter yang sudah menerima SK CPNS ini agar lebih meningkatkan pengabdiannya kepada masyarakat, dan jangan hanya mau menerima gaji buta,” kata bupati di hadapan 44 CPNS pada acara penyerahan SK CPNS di GSG, kemarin (16/5).
Dalam sambutanya bupati berpesan kepada  para CPNS agar memahami peraturan perundang-undangan yang ada dan menjadikannya pedoman dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat. Juga bupati menekankan agar para bidan dan dokter yang menerima SK dapat bekerja dengan baik, disiplin, ikhlas dan tuntas.  “Saya ingatkan kepada para CPNS yang telah menerima SK itu untuk lebih meningkat kerja dan mengikuti aturan yang ada,” harap bupati.
Ditambahkan bupati, bidan dan dokter yang belum menerima SK, agar bersabar karena masih dalam proses. Juga pihaknya berjanji untuk SK CPNS bagi 55 bidan dan dokter diserahkan selambat-lambatnya pada tahun 2018 mendatang. Namun bupati meminta kepada para bidan dan dokter PTT yang belum menerima itu untuk selalu bersabar dan tetap menjalankan tugasnya semaksimal mungkin.
“Saya minta kepada para bidan dan dokter yang belum menerima SK CPNS itu untuk tetap bersabar, dan kita usahakan secepat mungkin SK itu diserahkan,” terang bupati.
Sementara itu, salah satu bidan PTT yang bertugas di Kecamatan Lukang Kule, Aria, merasa kecewa dengan pembagian SK yang dilakukan bupati itu. Sebab ia dengan para CPNS yang telah menerima SK itu tidak ada bedanya. Ia juga tidak tahu kenapa 55 SK CPNS itu tidak dibagikan secara serentak.
“Saya itu sudah belasan tahun kerja.  Sedangkan yang baru dua tahun sudah dapat SK, padahal saya ini kerja sudah tidak ada lagi gaji, dan saya disini merasa merana,” kesalnya sambil meneteskan air mata kemarin (16/5).
Sebagaimana diketahu, untuk Kabupaten Kaur ada 99 bidan dan dokter PTT yang dinyatakan lulus CPNS tahun 2017 ini.  Namun dari 99 itu bar 44 yang menerima SK, diantaranya 40 bidan dan 4 diantaranya dokter umum dan gigi.  Sedangkan  sisanya 54 bidan dan 1 dokter lagi yang belum menerima SK karena masih diproses di BKN Palembang. (618)

Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Warga Demo Bawa Tombak, Desak Tutup Galian C

Bengkulu
IRUL/Bengkulu Ekspress DEMO: Ratusan warga dari desa di Kecamatan Pagulir saat melakukan aksi demonstrasi dan membawa tombak mendesak penutupan galian C, Senin (15/5).
PAGULIR, Bengkulu Ekspress – Desakan warga untuk penutupan sejumlah galian C di Padang Guci Hilir (Pagulir), semakin menjadi. Setelah sebelumnya sempat menggelar aksi demonstrasi, kemarin (15/5), ratusan warga kembali berkumpul di lapangan sekitaran desa setempat.  Bahkan kali ini beberapa warga terlihat membawa tombak, pedang dan juga golok dalam menggelar aksi.  Mereka meminta pemerintah menutup galian C yang dinilai merusak jalan dan juga menyebabkan persawahan penduduk kering.
“Kami dari masyarakat Padang Guci Hilir menolak adanya aktivitas galian C di wilayah kami, karena galian C sudah merugikan masyarakat,” kata Usman (54), perwakilan warga Talang Jawi I saat mengelar aksi di lapangan Desa Talang Jawi II, kemarin (15/5).
Aksi demontasi sendiri digelar di lapangan samping balai Desa Talang Jawi II Padang Guci Hilir (Pagulir). Sedikitnya ada 150 warga yang menamakan dirinya Forum Peduli Lingkungan dan Penyelamat Daerah Aliran Sungai (DAS) membawa Sajam menggelar aksi memperlihatkan tombak dalam menyampaikan aspirasinya. Warga meminta Pemkab Kaur untuk secepatnya menutup galian C yang ada.  Aksi demontrasi ini bertemakan, ”Kami masyarakat Padang Guci Hilir, menolak segala aktivitas penambangan batu dan pasir di sungai Padang Guci”.
“Lihatlah sekarang jalan kami ini sudah hancur dan berdebu, ini karena truk galian C yang setiap hari mengangkut material pasir ini,” serunya.
Dikatakannya, dalam orasinya itu masyarakat tetap menolak dengan adanya keputusan Pemda yang yang akan membuka kembali kegiatan galian C di wilayah Padang Guci Hilir itu. Sebab dari hasil pengamatan masyarakat setempat, galian C itu sudah menyebabkan dampak lingkungan seperti abrasi, kekeringan/irgasi sudah tidak dapat dialiri oleh air, dan juga jalan rusak serta menyebabkan korban jiwa akibat jalan rusak.  Juga apabila tetap beroperasi galian C tersebut, warga akan membakar kendaraan truk dan juga apabila ada orang nekat untuk tetap beraktivitas, maka masyarakat tidak akan segan-segan membakar dan menombak orang tersebut.
“Ini kami tidak main-main, dan kami warga siap membakar mobil atau orang yang masih melakukan aktivitas galian C di wilayah kami ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Kaur AKBP Bambang Purwanto SIK melalui Kasat Sabara Iptu Yusman yang turun langsung ke lokasi demo itu mengatakan, aksi damai warga yang menuntut penutupan tambang galian C di wilayah Pagulir itu berjalan lancar dan tidak ada keributan.
“Semuanya berjalan lancar, karena dalam kegiatan ini mereka melakukan simulasi terkait dengan aktivitas galian C jika tetap beroperasi lagi,” terangnya.
Di lain sisi Pemkab Kaur kemarin (15/5) menggelar rapat di aula lantai III Setda kaur membahas terkait dengan galian C yang ada di Pagulir.  Dimana hasilnya Rapat yang dipimpin Sekda Kaur, Nandar Munadi SSos MSi, dihadiri para perangkat desa, Kades dan juga para pengusaha galian C memutuskan tiga galian C yang ada tetap diperbolehkan operasi namun wajib memberikan kompensasi dengan masyarakat dan memperbaiki jaringan irigasi mengaliri sawah warga.
“Hasil kajian yang kita lakukan dampaknya tak terlalu besar, jalan kita minta sama sama diperbaiki, sementara air sungai diminta untuk dikeruk,” kata Sekda Kaur usai memimpin rapat kemarin. (618)

Sumber:http://bengkuluekspress.com/

900 Nelayan Dapat Kartu

nelayan
BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Dinas Perikanan Kabupaten Kaur menyebutkan sampai saat ini sudah menyalurkan kartu nelayan kepada 900 nelayan atau sekitar 32 persen dari total 2.500 nelayan di Kabupaten Kaur.  Sedangkan untuk yang lainya masih dalam proses pembuatan.
“Kita punya nelayan sekitar 2.500 orang, dan yang sudah dapat kartu identitas nelayan sudah mendekati 900 orang. Tapi kalau yang terdaftar itu sudah 1.200 orang,” kata Kepala Dinas Perikanan Kaur, Edwar Heppy SSos melalui Sekretaris Wanki Destriandi SE MM, kemarin (12/5).
Dikatakannya, progam pemberian kartu nelayan itu merupakan program nasional yang diberlakukan sejak beberapa tahun lalu. Juga bagi nelayan yang belum memiliki kartu nelayan segera diproses. Sebab kartu nelayan itu sebagai salah satu kartu identitas nelayan seperti hal kartu tanda penduduk (KTP), karena memiliki nomor induk nelayan secara nasional.
“Kartu nelayan juga memiliki barcode khusus sehingga tidak dapat dipalsukan, ditukarkan atau pindah tangan,” katanya.
Lanjutnya, kartu nelayan merupakan salah satu program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan, karena kartu ini merupakan persyaratan pokok bagi nelayan untuk mendapatkan bantuan hibah, pemberdayaan dan program kesejahteraan lainnya yang dibiayai kementerian dan Pemda Kaur.
“Sekarang tanpa kartu identitas nelayan, para nelayan tidak bisa lagi menerima bantuan sosial dan hibah yang disiapkan pemerintah,” ujarnya.
Ditambahkannya, dalam ketentuan ada tiga jenis nelayan yang berhak mendapatkan identitas kartu nelayan yakni pertama, nelayan penuh yang 100 persen hidupnya bergantung pada hasil menangkap ikan dilaut. Kedua nelayan sambilan utama dan ketiga nelayan sambilan.
“Tidak ada kategori nelayan miskin terkait pemberian identitas kartu nelayan, semua nelayan harus memperoleh kartu ini.  Makanya saya minta kepada nelayan yang belum urus segera diurus kartu nelayan ini,” tandasnya. (618)

Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Cerdas Gunakan Internet

Bengkulu
IRUL/Bengkulu Ekspress SOSIALISASI: Para guru dan masyarakat saat mengikuti sosialisasi pembinaan kapasitas aparatur dan masyarakat dalam implementasi TIK melalui internet cakap di hotel Zalfa, Selasa (9/5/2017).
Mei 10, 2017 @ 17:00
BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Maraknya konten pemberitaan palsu (hoax) di dunia internet semakin meresahkan. Atas kondisi tersebut, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Persandian (KISP) Provinsi Bengkulu meminta masyarakat agar cerdas dalam menggunakan internet dalam media sosial (Medsos), serta mewaspadai derasnya konten hoax, terutama yang tersebar melalui sosial media.
“Sebagai pengguna kita harus berlaku cerdas, kreatif dan produktif dalam memanfaatkan internet,” kata Kabid Hubungan Media KISP Provinsi Bengkulu Media Puthut Eko Pramono MSi, saat membuka sosialisasi pembinaan kapasitas apartur dan masyarakat dalam implementasi TIK melalui internet cakap di aula hotel Zalfa Bintuhan, kemarin (9/5/2017).
Dikatakannya, saat ini tidak semua masyarakat memiliki kemampuan mengenali atau memahami konten yang disampaikan di dunia maya, sehinga kewaspadaan harus ditingkatkan. Sebab perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada media sosial sulit dikendalikan, berbeda halnya dengan radio, televisi dan media cetak. Untuk itu kita sebagai penguna internet medsos harus selektif dalam memilah berita.
“Setiap kali kita akan menggunakan medsos maka sebaiknya memikirkan terlebih dahulu apa tujuan kita menggunakan medsos. Sehingga ketika ada berita-berita yang masuk kita bisa pilah pilih berita yang benar atau salah,” tuturnya.
Lanjutnya, kini memang tidak dapat dimungkiri dengan kehadiran medsos yang ramai dipergunakan dalam kehidupan keseharian sedikit banyak telah mengubah pola pikir penggunanya. Sehingga, sebagai pengguna media sosial yang cerdas kita harus tetap waspada dan berhati-hati dalam penggunaannya. Sebab media sosial memiliki dampak positif dan negatif.
“Kalau dampak positifnya orang bisa bersosialisasi kepada banyak orang dengan waktu yang efektif dan juga memberitahukan sebuah informasi yang baik,” terangnya.
Ditambahkannya, medsos saat ini seakan menjadi sasaran empuk bagi mereka yang ingin menebar kebencian dan kejahatan dengan menyebarkan berita bohong. Sebab masyarakat kini banyak bergantung pada Medsos. Baik sekadar berbagi kabar, berbagi foto, bahkan untuk mendapatkan informasi. Untuk itu melalui sosialisasi ini para peserta bisa memilah berita yang benar atau berita yang cuma menebar kebencian dan bohong.
“Masyarakat harus mulai berpikir panjang serta cerdas melakukan cek and ricek terkait kebenaran sebuah berita, dan diharapkan melalui kegiatan ini masyarakat akan lebih cerdas dan jadilah pengguna internet dengan bijak,” tandasnya.(618)

Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Bustasar: Kedepankan Lima Budaya Kerja


BINTUHAN,BE– Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Drs. H. Bustasar MS M Pd mengingatkan, Kakan Kemenag Kaur H Sipun S Ag MM baru maupun lama agar melaksanakan tugas berdasarkan lima budaya kerja. Hal itu ia sampaikan pada saat acara pisah sambut Kepala Kemenag Kaur baru H Sipun S Ag MM kepada H Arsan S Ibrahim M HI, Selasa (9/5). (Foto IRUL/BE).
“Saya mengajak semua jajaran Kemenang agar megedepankan mewujudkan lima nilai budaya kerja, yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovatif, Tanggung Jawab dan Keteladanan,” kata Bustasar dalam sambutannya kemarin (9/5).
Oleh sebab itu, Kakanwil menghimbau Kakan kemenag Kaur H Sipun yang baru maupun yang lama untuk meningkatkan kerjasama dengan pemerintah daerah terkait, menjalin kerjasama dengan berbagai pihak terutama di dalam internal Kemenag itu sendiri. Selain mengucapkan selamat kepada Kakan kemenag yang baru maupun yang lama agar dalam menjalankan amanah hendaknya dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab serta penuh keikhlasan.
“Saya berharai dengan adanya rotasi dijajaran Kemenang ini kerja Kemenag makin meningkat lagi, dan saya yakin mereka yang diberi tugas ini bisa menjalankannya dengan baik,” harapnya.
Wakil Bupati Kaur Hj Yulis Suti Sutri yang hadir dalam acara tersebut mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada pejabat lama H Arsan S Ibrahim M HI yang saat ini menjabat Kemenag Bengkulu Selatan, yang telah berkontribusinya selama ini dalam membangun keagamaan di Kabupaten Kaur.
“Saya atas nama Pemda mengucapkan terima kasih banyak kepada pak Arsan dalam pembangunan agama di Kaur ini,” sampainnya.
Ditambahkan Wabup, ia mengharapkan Kemenang terus menjalin koordinasi dan kerjasama dalam menjalankan program keagamaan dan pelayanan ke masyarakat. Perananan Kemenag, dirasakan sangat memberi penguatan bagi Pemkab, terutama dalam upaya penyelenggaraan pemerintahan.
“Salah satu penghargaan sebagai salah satu daerah dengan penyelenggaraan pemerintahan terbaik, yang kita terima beberapa waktu lalu, tidak terlepas dari buah pelayanan dan kinerja Kemenag selama ini,” ujarnya.
Sementara itu, disamping perkenalan diri H Sipun dalam sambutannya menyampaikan, dirinya siap sepenuh hati untuk melanjutkan rencana kegiatan Kakan Kemenag lama dan menerima program keagamaan yang digulirkan oleh Pemkab Kaur sebelumnya.
“Insyallah saya bersama jajaran Kemenag Kaurakan bekerja sama untuk melanjutkan program kerja Kemenag Kaur yang belum tercapai selama ini,” singkatnya.(618)

Sumber:http://bengkuluekspress.com/

Gusril Ajak Kapolres Bersama Bangun Kaur


Bupati Kaur, Gusril Fauzi, S.Sos bersama jajarannya melaksanakan acara pisah sambut Kapolres Kaur yang lama AKBP Bambang Purwanto, S.IK dan Kapolres Kaur baru AKBP. P. Heru Kunprasetyo, SIK di rumah dinas bupati.
KOTA BINTUHAN – Bupati Kaur, Gusril Fauzi, S.Sos bersama jajarannya melaksanakan acara pisah sambut Kapolres Kaur yang lama AKBP Bambang Purwanto, S.IK dan Kapolres Kaur baru AKBP. P. Heru Kunprasetyo, SIK di rumah dinas bupati. Acara ini juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Kaur, diantaranya Kajari Kaur Douglas P Nainggolan, Dandim 0408 BS Letkol RBM Simarmata, Ketua PN Bintuhan Fajar. Juga hadir Kepala Kemenag Kaur Sipuan serta para perwakilan pimpinan bank yang ada di Kaur.
“Kita sudah lama bersama Pak Bambang, dan beliau selalu memberikan masukan dan hal-hal yang positif dalam membangun Kaur. Kepada Pak Heru yang baru bertugas di Kaur, saya harapkan ke depan kerjasamanya semakin baik dalam membangun Kaur,” harap Gusril.
AKBP Bambang Purwanto lebih kurang tiga tahun tugas di Kaur, dalam sambutan terakhirnya sebagai Kapolres Kaur, dia meminta agar hubungan yang telah terjalin dapat lebih baik lagi. Bambang Purwanto juga berharap kegiatan keagamaan yang selama ini ada terus ditingkatkan oleh jajaran Polres Kaur.
“Saya mohon pamit dan minta maaf jika banyak kesalahan. Saya juga minta dukungan agar di tempat yang baru bisa lebih baik lagi,” ujarnya.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

Ikuti Lomba MTQ

KOTA BINTUHAN – Selain hiburan rakyat dan senam bersama Pemkab Kaur, mulai kemarin (18/5) juga digelar lomba MTQ tingkat Kabupaten Kaur. Kegiatan yang dibuka langsung Bupati Kaur Gusril Fauzi, S.Sos dengan jumlah peserta yang hadir melebihi target. Ada 313 peserta yang mengikuti MTQ yang dipusatkan di Masjid Al Kahfi Bintuhan.
Ada 15 cabang yang dilombakan dalam MTQ kali ini yaitu cabang adzan, cabang syahril quran, tartil quran, tilawah dewasa, cabang bintang qasidah, fahmi quran, pidacil, nasyid, tilawah remaja, cabang tilawah anak-anak, hifdzil quran dan cabang tari kipas.
Gusril Gauzi menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini. Dia berharap bisa menjadikan Kaur sebagai kabupaten yang religius. Bupati juga berharap dukungan dari berbagai pihak agar kegiatan MTQ tingkat kabupaten ini terus terlaksana dengan baik ke depannya.
“Kita sangat mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini. Saya pastikan ini akan menjadi agenda tahunan di Kaur. Dengan kegiatan ini kita harapkan Kaur bisa menghasilkan pembaca-pembaca Alquran yang baik dan mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan internasional,” kata Gusril.
Terpisah, Kabag Kesra Pemkab Kaur, Robi Antomi mengungkapkan jumlah peserta yang mendaftar dan ikut MTQ tingkat kabupaten kali ini jauh lebih banyak dari perkiraan. Sehingga panitia terpaksa harus membagi berbagai cabang lomba di tempat-tempat berbeda. Sebab, Masjid Agung Al Kahfi tidak mampu menampung semua peserta lomba MTQ secara bersamaan.
“Kita akui antusias masyarakat Kaur ikut MTQ di luar dugaan. Ini akan terus kita tingkatkan setiap tahunnya. Apalagi dengan dukungan penuh bupati. Untuk yang juara dan nilainya memenuhi standar akan mewakili Kaur di MTQ tingkat provinsi,” terangnya.(cik)
Sumber:http://harianrakyatbengkulu.com/

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India