Sekapur Sirih

Malah singgah kudai adik Sanak........ manjaui kudai kami di Blog Persatuan Warga Kaur (PWK) Palembang..... disinilah jalan kite bebagi ce'rite, saling bebagi informasi, baik ce'rite di Kaur juge ce'rite dijalan kite tinggal mak kini.......Kritik, saran dan masukan untuk helau nye Blog ini kami tunggu nihan, juge kalu ade seguk'an artikel / tulisan serta foto yang ade hubungan nye dengan Kau'r bulih lah diki 'rimkan kesini......Mudah-mudahan saje blog ini dapat menyatukan kite warga Kaur di'rantau dengan adik sanak di dusun laman.....................

Kamis, 30 Agustus 2018

TIM LIPUTAN PWK PALEMBANG MAMPIR DI PENCUCIAN MOBIL KAUR JAYA BANDAR LAMPUNG

Gambar mungkin berisi: 5 orang, termasuk Son Eswandy, orang tersenyum, orang berdiri
TIM LIPUTAN PWK PALEMBANG MAMPIR DI PENCUCIAN MOBIL KAURA JAYA DI JALAN URIP SUMOHARJO BANDAR LAMPUNG TERNYATA MPU NYE URANG KAUR .

Tim liputan PWK Palembang berada Di Bandar lampung sejak tgl 24 Agustus 2018 lalu menghadiri resepsi pernikahan putra putri Buyung Sadikin atau buyung licuk di Bandar lampung.
Tim liputan PWK Palembang ini ketika memangah dan me midur dlm kota Bandar Lampung ketika melintasi jalan Urip Sumoharjo te inak atau terlihat / tesubuk ade merek pencucian Mobil Kaura jaya, yg raseku ini mpunye urg Kaur.
Gambar mungkin berisi: luar ruangan
Kami pun singgah ternyata usaha cucian mobil tersebut benar milik Urg Kaur yaitu H Jalil pensiunan PTPN VII asal dusun sawah jangkung Kaur yg telah bermukim di Bandar Lampung selama 45 th lebih
.Gambar mungkin berisi: langit, rumah dan luar ruangan
Ketika Tim liputan Plg singgah di cucian mobil tersebut ternyata H Jalil tidak berada ditempat sedang ke Bandung dan kami hanya bertemu dg penanggung jawab nye saje Herly urg ndai Bakal Kaur.
Gambar mungkin berisi: langit dan luar ruangan
Dari keterangan Herly penanggung jawab operasional cucian mobil ini menjelaskan Usaha cucian mobil milik H.Jalil ini teletak diatas tanah seluas hampir 1/2 Hektar meliputi gedung utama tempat cucian mobil dan motor , dg hidrolik cucian mobil 4 bh , kantor ,Tempat ganti olie , kantin dan musholla dg jumlah karyawan 18 orang meliputi administrasi , kasir supir dll berdiri sejak tahun 1998 .
Gambar mungkin berisi: langit dan luar ruangan
Menurut Herly usaha cucian mobil saat ini sedikit mengalami penurunan mengingat persaingan yg semakin banyak disamping banyak nya usaha cucian mobil dlm kota Bandar Lampung akhir2 ini .
Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri
Namun menurut Herly tempat pencucian mobil Kaura jaya ini merupakan tempat persinggahan atau tempat beradu stum truk ndai Kaur yg hendak ke Jawe sambil nunggu muatan di areal cucian Kaura Jaya ini
Dan pesan Herly ini sape sape anak Kaur ndak basuh stum singgahlah disini sambil kite ngupi dan bersilaturahmi sesame anak Kaur .
Gambar mungkin berisi: pohon dan luar ruangan
Tim liputan PWK Palembang sempat poto2 bersama dg karyawan cucian mobil Kaura jaya Sekaligus mendoakan agar usaha yg dirintis H Jalil ini terus meningkat maju dan berkembang serta baraqoh dan bersyukur dihadapan Allah SWT.
Aamin ya rabbal alamin...


Drs.H.Son Eswandy Tim liputan PWK Palembang memberitakan dari Bandar Lampung .
Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri

TIM LIPUTAN PWK PALEMBANG MASIH BERADA DI LAMPUNG MENGUNJUNGI SENTRA INDUSTRI KERIPIK PISANG

Gambar mungkin berisi: luar ruangan
TIM LIPUTAN PWK PALEMBANG SAAT INI MASIH BERADA DI LAMPUNG MENGUNJUNGI SENTRA INDUSTRI KERIPIK PISANG DI JL PAGARALAM PU BANDAR LAMPUNG.

Tim liputan PWK Palembsng saat ini masih berada di Bandar lampung lum balik ke Palembang agi kelitak an dan masih memadar dan memangah kudai di Tanjung karang ini.
Rabu 29 Agustus 2018 Tim liputan PWK Plg yg tinggal di Jl Pagaralam Gg PU Bandar Lampung di Jl Komando Perumahan Korem no.14 berkesempatan mengungjungi sentra industri kerajinan rumah tangga makanan keripik pisang di Jl Pagaralam atau dikenal dg nama Gang Pu Bandar Lampung .
Gambar mungkin berisi: luar ruangan
Jalan Pagaralam atau dikenal Gang PU ini terletak di pusat kota Bandar Lampung sepanjang hampir 2 km penduduknya berusaha dan berdagang keripik pisang yng menjadi idola oleh2 dari Bandar Lampung.
Ketika Tim PWK Palembang berkunjung kesana tercatat lebih dari 25 industri dan pedagang keripik pisang yg bermukim disepanjang jalan Pagar alam yg menjadi makanan primadona khas Bandar Lampung .
Gambar mungkin berisi: luar ruangan
Industri makanan berbahan pisang tersebut diolah sedemikian rupa dengan berbagai varian dan rasa mulai dari keripik rasa coklat , strawberi, keju , kacang , asin dan pedas serta berbagai rasa dan bentuk lainnya tersedia disentra industri disini .

Dari Pengamatan Tim liputsn PWK Plg ketika berkunjung kesana harga per kilogram nya bervariasi mulai dari 40 sampai 50 ribu dg bebas memilih bentuk dan rasa yg berbeda beda sesuai selera kita dan boleh dicicip sebelum di beli .

Keripik pisang dg berbagai varian rasa kini semakin dikenal masyarakat umum yg berkunjun ke Bandar Lampung tampaknya kurang afdol kalau berkunjung ke Bandar lampung tanpa membawa oleh oleh keripik pisang Bandar lampung .

Drs.H.Son Eswandy Tim liputan PWK Palembang memberitakan dari Bandar Lampung .

Selasa, 28 Agustus 2018

Pasar Inpres Jadi Semi Modern

Pedagang Setujui Pasar Ampera Jadi PTM
BINTUHAN, Bengkulu Ekspress– Direncanakan tahun 2019 mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur akan melakukan renovasi besar-besaran pasar inpres kota Bintuhan. Hal ini menyusul telah dikantonginya hibah lahan secara keseluruhan di lokasi tersebut. 

Ya memang rencananya pasar inpres tahun 2019 akan kita renovasi total direncanakan akan jadi pasar semi modern nantinya,” kataKabid Perdagangan di Dinas Koperasi UKM, Prindusterian dan Perdagangan (Diskop UKM Prindag) Kaur Agus Supianto S Pd I belum lama ini. 


Dikatakan Agus, pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pengelola pasar yang saat ini ditunjuk, hasilnya sebagian besar lahan pasar memasang saat ini sudah di hibahkan dengan Pemkab Kaur nanti di saat pembangunan akan dilakukan relokasi pedagang tentunya. 

“Ini juga sudah kita bicarakan dan pihak pengelola siap membantu bila memang rencana ini kita wujudkan tahun 2019 nanti,” imbuhnya. 

Dia mengakui saat ini kondisi pasar inpres sebagai pasar harian satu satunya di Kabupaten Kaur memang lahannya sudah sempit. Sehingga penataan penjual serta lokasi yang baik akan memudahkan pengunjung untuk masuk dan mencari barang yang diperlukan. 

Saat ini selain pintu masuk yang sempit juga beberapa lokasi jualan yang tidak tertata dengan baik sehingga membutuhkan perbaikan dan renovasi besar-besaran. “Tahun ini kita masih fokus membangun sentral kuliner dengan lapangan merdeka yang saat ini sedang tahap pembangunan, baru nantinya kita menggarap pasar inpres,” imbuhnya. 

Ditambahkannya, saat ini pihaknya sudah menyampaikan draf usulan pembangunan pasar inpres dengan kementrian perdagangan dengan harapan tahun 2019 mendatang kucuran DAK sektor perdagangan dapat lebih besar lagi disalurkan ke Kabupaten Kaur. 

Sehingga harapan pembangunan yang lebih besar dapat terwujudkan, dengan demikian pasar ini menjadi ikon daerah juga nantinya bila alokasi dana yang dikucurkan cukup besar. “Saat ini pasar inpres pedangnya sudah tumpah ruah hingga keluar lokasi pasar, sehingga sudah saatnya dilakukan pembangunan dan renovasi besar-besaran,” tandasya.(618)

Sumber:
https://bengkuluekspress.com/


TIM LIPUTAN PWK PALEMBANG MENGHADIRI PEMBUKAAN LAMPUNG KRAKATAU FESTIVAL 2018

Gambar mungkin berisi: 4 orang, termasuk Son Eswandy, orang tersenyum, orang berdiri
TIM LIPUTAN PWK PALEMBANG MENGHADIRI PEMBUKAAN LAMPUNG KRAKATAU FESTIVAL 2018 DI LAP SABURAI BANDAR LAMPUNG.
Selama berada di Bandar Lampung Tim Liputan PWK Palembang setelah menghadiri pesta pernikahan putra putri Buyung Licuk berkesempatan menghadiri Pembukaan Lampung Karakatau Festival 2018 di Bandar Lampung.
Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang di panggung dan luar ruangan
Gambar mungkin berisi: teks
Lampung Karakatau Festival tersebut dikuti oleh 15 kabupaten dan kota di buka oleh Gubernur lampung M. Ridho Ficardo Msi di lapangan Saburai minggu 26 Agustus 2018 sekaligus dilakukan parade budaya yg melintasi sejumlah ruas jalan protokol dlm kota Bandar Lampung bumi rua jurai.
Gambar mungkin berisi: tanaman dan luar ruangan
Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri, keramaian dan luar ruangan
Adapun route Parade Budaya Festival Krakatau 2018 di mulai dari Lapangan Saburai di Jalan Sriwijaya terus ke Jalan Tulangbawang dan menuju Jalan Raden Intan hingga Tugu Adipura , Jalan Ahmad Yani dan berakhir kembali di lapangan Saburai di jl Sriwijaya Bandar Lampung yg menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Bumi Ruwa Jurai.
Gambar mungkin berisi: 6 orang, keramaian dan luar ruangan
Gambar mungkin berisi: 9 orang, orang tersenyum, orang berdiri, keramaian, pohon dan luar ruangan
Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang berdiri, keramaian dan luar ruangan
Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo Msi mengatakan bahwa Lampung Krakatau Festival 2018 akan menyambut lebih dari 30.000 wisatawan dan akan menyoroti destinasi wisata unggulan di Lampung, seperti Pulau Pahawang, Teluk Kiluan, Air Terjun Putri Malu dan Taman Nasional Way Kambas.
Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri dan luar ruangan
Gambar mungkin berisi: 7 orang, orang tersenyum, orang berdiri dan dalam ruangan
Gambar mungkin berisi: 10 orang, orang tersenyum, orang berdiri, keramaian dan luar ruangan
Gambar mungkin berisi: 10 orang, orang tersenyum, orang berdiri dan keramaian
Lampung Krakatau Festival merupakan event kepariwisataan daerah Lampung yang diselenggarakan setiap tahun.
Pada tahun 2018 ini menginjak pelaksanaan yang ke-28. Selain sebagai kegiatan untuk mengenang meletusnya Gunung Krakatau pada tanggal 26 dan 27 Agustus 1883, juga merupakan kegiatan kepariwisataan dan sarana apresiasi dan pelestarian seni budaya sekaligus memperkenalkan Obyek dan Daya Tarik Wisata Lampung.
Gambar mungkin berisi: 3 orang, termasuk Son Eswandy, orang tersenyum, orang berdiri
Gambar mungkin berisi: 4 orang, termasuk Son Eswandy, orang berdiri
Gambar mungkin berisi: 2 orang, termasuk Son Eswandy, orang tersenyum, orang berdiri
Menurut Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo Msi dengan diselenggarakannya Lampung Festival Krakatau ini akan berdampak positif bagi warga Lampung , dan ini wajib dikembangkan terus, mengingat Lampung Festival Krakatau masuk dalam salah satu event dari 100 kelender kegiatan Kementerian Pariwisata RI. //.
Drs.H.Son Eswandy Tim liputan PWK Palembang memberitakan dari Bandar Lampung .

Rabu, 01 Agustus 2018

Rekor MURI, 6.011 Tusuk Sate Gurita

SERAHKAN Manager Rekor MUri, Andre Purwandono saat menyerahkan piagam penghargaan rekor Muri penyajian sate gurita terbanyak kepada Plt Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah dan Bupati (1)
IRUL/Bengkulu Ekspress SERAHKAN: Manager Rekor MURI, Andre Purwandono saat menyerahkan piagam penghargaan rekor MURI penyajian sate gurita terbanyak kepada Plt Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah dan Bupati Kaur Gusril Pausi SSos di lapangan Merdeka Kota Bintuhan, Senin (30/7). 


BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kaur menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), Senin (30/7) yang berhasil mencetak rekor MURI karena telah menyajikan sajian sate gurita terbanyak yakni sebanyak 6.011 tusuk sate gurita. 

Penyerahan piagam penghargaan MURI yang sudah ditandatangani oleh Ketua Umum MURI Jaya Suprana tersebut dilakukan langsung oleh Manager Rekor MURI Indonesia, Andre Purwandono kepada Plt Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah M MA bersama Bupati Kaur Gusril Pausi SSos, pada acara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-XXV di lapangan Merdeka Kota Bintuhan, Senin (30/7). 

“Dari 5.000 tusuk sate gurita yang disajikan, dan setelah kita hitung bersama tim kita, totalnya ada 6.011 tusuk sate gurita. Jadi dengan ini, maka Kaur mencetak rekor dunia dengan penyajian sate gurita terbanyak,” kata Andre saat mengumumkan rekor MURI. Dikatakan Andre, target semula penyajian sate gurita terbanyak ini yakni 5.000 tusuk sate gurita atau 500 kg gurita, namun nyatanya di lapangan dan melebihi target yaitu 6.011 tusuk sate gurita. Setelah melihat, menghitung, dan menilai, menurut Andre, Kaur mampu mencetak rekor dunia dan Indonesia untuk kategori penyajian sate gurita terbanyak sekaligus memakan sate gurita dari 6.011 tusuk sate. 

“Semoga rekor ini bisa menjadi kebanggaan dan destinasi wisata Kaur, dan juga ini sesuatu yang spesial untuk Kaur dan Provinsi Bengkulu, bahwa rekor ini bukanlah rekor Indonesia, rekor ini merupakan rekor dunia dan belum ada hanya di Kaur,” sampainya. Sementara itu, Plt Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah usai menerima piagam MURI tersebut menyampaikan, kegiatan itu sangat bermanfaat untuk mengenalkan Kaur ke tingkat nasional bahkan dunia. Juga memperkenalkan kelezatan sajian sate gurita khas Kaur sebagai makanan khas untuk menunjang pariwisata.

“Atas mencetak rekor MURI ini saya minta kepada rumah makan restoran yang ada di Kaur agar menyajikan sate dan makanan gurita. Kaur harus dapat mengembangkan potensi alamnya, terutama di bidang pariwisata, bila perlu buat regulasi wajibkan seluruh rumah makan menyediakan sate gurita,” terangnya. Menurutnya Kabupaten Kaur akan berkembang lebih baik dari kabupaten lain, bila hal ini dikelola dengan baik, apalagi potensi lokal yang nilai sangat besar untuk ekonomi yakni potensi gurita dan ikan tuna. 

Menurutnya selain gurita potensi Ikan Tuna kalau dikelola dengan baik dapat melebihi APBD Provinsi Bengkulu selain itu juga ada tambak udang yang saat ini terus berkembang di Kabupaten Kaur. “Even sate gurita ini merupakan daya tarik sendiri buat para wisatawan untuk berkunjung di Kabupaten Kaur, buat para wisatawan ketagihan untuk mencicipi sate gurita asal Kabupaten Kaur, sehingga menjadi daya tarik tersendiri nantinya,” terangnya. 

Bupati Kaur Gusril Pausi mengaku bangga dan berterima kasih kepada masyarakat serta panitia seperti atas keberhasilan mencetak rekor MURI dengan penyajian gurita terbanyak ini. Tentunya dengan rekor ini kedepannya diharapkan dapat membawa perubahan terhadap objek wisata di Kabupaten Kaur. 

Dimana ini salah salah satu ajang promosi wisata diharapkan dapat menjadi promosi daerah nantinya. Juga dimasa mendatang bukan hanya rekor muri saja yang diharapkan Bupati, namun khusus untuk sate gurita diharapkan menjadi daya tarik sendiri bagi warga luar berkunjung ke Kabupaten Kaur. 

“Tentunya kita patut bersyukur atas pencapaian rekor MURI penyajian sate gurita terbanyak ini, apa lagi rekor ini bukan saja di Indonesia tapi juga dunia. Diharapkan dengan rekor ini membawa dapat untuk wisata Kaur, dan juga ini menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Kaur, sehingga orang akan rindu Kaur dan rindu akan sate guritanya,” tandasnya.(618)

Sumber: https://bengkuluekspress.com/

Kaur Dapat Penghargaan

IST/Bengkulu Ekspress. TERIMA: Bupati Kaur Gusril Pausi saat memperlihatkan penghargaan dari Kemensos atas penyaluran Bansos terbaik 1 Se-Provinsi Bengkulu, Jum̢۪at (27/7/2018).
IST/Bengkulu Ekspress. TERIMA: Bupati Kaur Gusril Pausi saat memperlihatkan penghargaan dari Kemensos atas penyaluran Bansos terbaik 1 Se-Provinsi Bengkulu, Jum’at (27/7/2018).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspres – Kabupaten Kaur untuk pertama kalinya mendapatkan penghargaan predikat terbaik 1 se-Provinsi Bengkulu Periode Mei-Juni 2018 dibidang Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra). 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI di Palembang pada 19 Juli beberapa hari lalu. “Kita bersyukur terpilih menjadi yang terbaik. Bengkulu sendiri dalam penyalurannya terbaik seluruh Indonesia, sedangkan Kaur terbaik se-Provinsi Bengkulu,” kata Bupati Kaur, Gusril Pausi SSos, kemarin (27/7/2018). 

Penghargaan sendiri diterima oleh Bupati Kaur Gusril Pausi SSos, di Hotel Horizon Ultima Jalan Jenderal Sudirman Nomor 57 Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan. Menurut Kabag Humas Edyan Sirajudin SPd, ada beberapa indikator Kaur dipilih dan ditetapkan sebagai yang terbaik. 

Diantaranya lantaran tercepat dan juga dalam penyalurannya tak ada kendala. “Jadi Kaur ini meski terdapat beberapa daerah yang sulit dijangkau namun penyaluran Rastra selalu tepat sasaran,” imbuhnya. Siraj menambahkan, kedepannya penyaluran atau distribusi Bansos Rastra akan terus ditingkatkan dan kedepannya penyaluran Rastra diharapkan lebih cepat dan tepat waktu sampai kepada yang berhak menerimanya. 

Diketahui selama ini penyaluran Bansos Rastra selalu dilakukan setiap bulan dan tepat waktu, sehingga ini juga menjadi indikator pihak Kemensos dan Bulog memberikan penghargaan kepada Kabupaten Kaur. “Walaupun ada 192 desa dan tiga kelurahan, penyaluran Bansos Rastra selalu tepat waktu dan tidak ada yang tak sampai kepada penerima, dan sekarang lancar sesuai harapan masyarakat,” jelasnya.(618)

Sumber: https://bengkuluekspress.com

Selasa, 31 Juli 2018

FESTIVAL SATE KERITE BERLANGSUNG DI LAPANGAN MERDEKA BINTUHAN

· 

 WAW.. ....... FESTIVAL SATE KERITE BERLANGSUNG DI LAP MERDEKA BINTUHAN PROPINSI BENGKULU MENDAPAT REKOR MURI.
Selamat buat Bupati Kaur Gusril Pauzi. 
Sayang kami de hadir wuy.........

Festival Sate gurita atau sate kerite yg berlangsung di kabupaten Kaur Bintuhan tgl 30 Juli 2018 lalu berhasil meraih record Muri sebagai sebagai sate terbanyak atau terpanjang dlm th 2018 dengan jumlah 6.011 tusuk sate kerite .
Hasil gambar untuk sate gurita kaur
Festival Sate kerite ini menurut tim liputan PWK Palembang baru pertama kali diadakan sekaligus dlm rangkaian memeriahkan Peringatan Hari Keluarga Nasional Ke 25 tingkat propinsi Bengkulu yg di pusatkan di Kabupaten Kaur th 2018.
Ka Bag Humas Pemerintah Kabupaten Kaur Siraj Babat yg juga selaku Contributor Tim liputan PWK Palembang melalui wawancara WhatsApp menjelaskan lebih dari 200 ekor ikan gurita atau 250 kg kerite besar dan kecil di butuhkan guna memenuhi jumlah sate gurita yg akan di bakar guna menenuhi komsunsi masyarakat yg dipusatkan di lapangan Merdeka Bintuhan .
Selanjutnya menurut Siraj Babat kerite2 tersebut dikumpulkan jauh2 hari sebelum festival melalui 25 Kelompok Pengumpul kerite dlm kabupaten Kaur.
Kegiatan festival sate gurita ini selain memeriahkan Hari Keluarga Nasional Indonesia ke 25 Tgl 29 Juli 2018 juga merupakan usaha pemerintah Kabupaten Kaur dalam usaha menggalak kan Pariwisata dan kuliner ikan gurita yg merupakan potensi hasil laut kabupaten Kaur.
Peringatan Harganas ini selain dihadiri langsung Oleh Plt Gubernur Bengkulu DR. H. Rohidin Mersyah beserta ibu juga dihadiri para Bupati dan Walikota Utusan Kabupaten dan kota dlm propinsi bengkulu , juga Ka BKKBN pusat yg diwakili oleh Drs Nerius Auparai M.si
Ketua PWK Palembang Drs. H. Son Eswandy mengucapkan salut dan selamat atas terselenggara nya festival Sate kerite untuk pertama kali di adakan ini sekaligus meraih penghargaan record muri sebagai sate gurita terbanyak.
Walaupun Undangan kami terima melalui medsos Selaku ketua PWK Plg Drs H Son Eswandy mohon maaf tidak bisa hadir pada event festival sate kerite tersebut karena bertepatan pula dg waktu kunjungan rekreasi PWK Palembang ke Sungsang pantai Timur pulau Sumatra.
Gubernur Bengkulu maupun Bupati Kab Kaur Gusril Fauzi S.Sos mengharapkan dengan diselenggara kannya Festival sate kerite ini untuk dapat terus dilanjutkan di masa masa mendatang sebagai kalender event pariwisata Kabupaten Kaur yang akan menarik perhatian dunia mengingat kabupaten Kaur juga adalah penghasil ikan gurita atau kerite.
Pegi Ke pantai ngambik karang. Singgah di kebun ngambik sukun. Inilah aman hidup dirantau urang. Tiap hari ingat ngan dusun.
Limau purut lebat di pangkal. Btang mengkudu tumbuh uratnye Hujan ribut pacak ditangkal . Hati yg rindu ape ubat nye.
Batang mengkudu ditengah dusun . Ditebang jeme di pasar lame. Hati yg rindu balik lah kedusun Kite balik belantak gulai kerite
Berikut ini cuplikan Tarian Kerite di Lap Merdeka Bintuhan yg direkam Oleh Drs.H.Hamka Sabri M.si Ketua PWK Bengkulu ketika Festival Sate Kerite Di Bth.
Drs.H.Son Eswandy Tim liputan PWK Plg memberitakan /Sn. -

REKREASI PWK PALEMBANG KE DESA NELAYAN SUNGSANG

Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
WAW.... REKREASI PWK PALEMBANG KE DESA NELAYAN SUNGSANG PANTAI TIMUR SUMATRA SELATAN DISAMBUT OLEH ABANG MAIMOUN JURAGAN DARI SUNGSANG TERNYATA JURAGAN ITU URG KAUR.
Organisasi Persatuan Warga Kaur Palembang di singkat PWK Plg berdiri sejak tgl 16 maret 1957 pada waktu itu bernama Himpunan Anak Kaur - HAK - Palembang dengan anggota masa itu tidak lebih dari 12 kepala keluarga.
Organisasi PWK Plg berkembang sedemikian pesat dg bertambah nya anggota dan pendatang baru yg berasal dari Kaur yg menetap di Palembang dan sekitar nya.
Pada th 2007 organisasi Himpunan Anak Kaur ini berubah menjadi PWK Palembang menyesuaikan dg nama PWK Jakarta seirama dg meningkat jumlah anggota .
Dalm th 2017 Anggota PWK Plg asal Kabupaten Kaur yg menetap di Palembang dan sekitarnya tercatat lebih dari 1850 Kk atau 4500 org .
Namun tidak semua warga Kaur yg bermukim di Palembang tersebut tergabung dlm organisasi PWK Palembang bahkan membentuk komunitas dan organisasi tersendiri sesuai asal daerah masing2 .
Foto Ansar Ali.
Sejumlah 40 Org Pengurus dan anggota asal Kaur Propinsi Bengkulu yg tergabung dlm PWK Palembang beserta Keluarga minggu 29 Juli 2018 melaksanakan kegiatan rekreasi mengunjungi desa nelayan Sungsang yg terletak di pinggir muara Sungai musi pantai timur pulau Sumatra .
Kegiatan rekreasi ini adalah bagian dari program kerja Organisasi untuk beberapa tahun sekali melakukan kegiatan rekreasi guna meningkat kan tali silaturahim sesama warga Kaur perantauan yang bermukim dalam kota Palembang .
Foto Ansar Ali.
Kegiatan Rekreasi menuju desa nelayan Sungsang tersebut mempergunakan bis pada hari minggu 29 Juli 2018 Jam 07.00 wib secara resmi dilepas keberangkatannya oleh H.Hendri Zainuddin S.Ag, SH selaku Dewan Penasehat PWK Palembang yg juga merupakan tokoh masyarakat Anggota DPD RI utusan Sumatra Selatan dan Ketua DPD Pantai Hanura Sumatra Selatan .
.Foto Ansar Ali.
H.Hendri Zainuddin S.Ag, SH

Setelah menempuh perjalanan dg bus hampir 2 jam kami pun tiba di Dermaga pintu masuk desa Sungsang kami pun disambut oleh contributor Tim liputan PWK Palembang yg bermukim disana yaitu H. Bachrum Zainul Basrie SE,AK.MM.
Foto Ansar Ali.

Kami pun langsung menaiki tongkong atau jukung sejenis perahu tradional sungsang mengelilingi desa desa sungsang dan berlayar di Muara Sungai musi melihat dari dekat kehidupan Nelayan di daerah tersebut.
Foto Ansar Ali.
Foto Ansar Ali.
Foto Ansar Ali.
Foto Ansar Ali.
Foto Persatuan Warga Kaur Palembang.
Foto Ansar Ali.
Diatas perahu tongkang kami melihat indahnya perairan muara Sungai musi yg di penuhi oleh perahu2 nelayan dan kapal diperairan Sungsang tidak terasa 3.jam telah berlalu kami pun istiuahat di rumah Bachrum SE yg dikenal dg sebutan rumah juragan Abang ibu Maimoun yg tidak lain adalah urang kaur. 
wuy..... . dan Waw hebatnya lagi setiap org di Sungsang pasti mengenal ibu dan Abang Maimoun juragan dari Sungsang.
Foto Ansar Ali.

Bachrum SE(Abang Maimoun.)
Dirumah Abang Maimun kami pun disuguhi berbagai makanan pempek made in Sungsang mulai dari pempek tunu, pempek adaan, dos dan tekwan serta kerupuk dan kemplang yg terbuat dari campuran udang dan ikan sekaligus kami pun bersantap siang dirumah Abang Maimoun.
Foto Ansar Ali.
Foto Ansar Ali.
Foto Ansar Ali.
Foto Ansar Ali.
Foto Ansar Ali.
Disela2 istirahat kami, Abang Mainun pun bercerita dan sangat menguasai sekali data dan kehidupan potensi masyarakat nelayan Sungsang mulai dari peti mati sampai dan naik haji dan ziarah kebiasaa masyarakat Sungsang lain nya yg tidak ada tempat pembuangan sampah .
Foto Ansar Ali.
Foto Ansar Ali.
Foto Ansar Ali.
Tapi sayang Sungsang kini sudah dipengarui oleh dunia luar judi dan narkoba pun sudah masuk disini...... Sungsang ku sayang Sungsang ku malang .... keluh juragan Sungsang itu becerita kepada kami.
Foto Ansar Ali.
Tak terasa hari pun pun semakin senja kami pun pamit kembali pulang ke Palembang membawa sejuta kenangan dan oleh2 dari Sungsang Terima kasih daun keladi, Mudah2an dilain waktu kita jumpa lagi .
Foto Ansar Ali.
Foto Ansar Ali.
Foto Ansar Ali.
Foto Ansar Ali.
Abang Maimoun pun mengantar kami sampai di dernaga menaiki jukung atau tongkang kembali menyelusuri su gai musi desa desa Sungsang dan selanjutnya kami naik bis menuju Palembang tak terasa menjelang suara azan magrib kami pun tiba di rumah masing masing.

Tim liputan PWK Plg 
Memberitakan dari Sungsang Pantai Timur Sumatra Selatan /Sn.


Sumber bacaan Sejarah Berdiri nya PWK Palembangwargakaur.blogspot.com/…/tentang-persatuan-warga-kaur-pwk.h

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India